Wujudkan Kemandirian, Siswa Disabilitas di Magelang Dilatih Kelola Usaha Berbasis Teknologi

Lis Retno Wibowo • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:56 WIB


Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Tidar (Untidar) mengadakan sosialisasi di SLB-B YPPALB Kota Magelang, Rabu (19/8/2026) yang diikuti 12 wali murid dan alumni serta 9 siswa berkebutuhan khusus. (Dok Tim PKM Untidar)
Tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Tidar (Untidar) mengadakan sosialisasi di SLB-B YPPALB Kota Magelang, Rabu (19/8/2026) yang diikuti 12 wali murid dan alumni serta 9 siswa berkebutuhan khusus. (Dok Tim PKM Untidar)

 

RADARMAGELANG.ID, MagelangTim pengabdian kepada masyarakat Universitas Tidar (Untidar) kembali menyambangi SLB-B YPPALB Kota Magelang, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Wujudkan Kemandirian, Siswa Disabilitas di Magelang Dilatih Kelola Usaha Berbasis Teknologi” ini diikuti 12 wali murid dan alumni serta 9 siswa berkebutuhan khusus.

Program ini diketuai oleh Yulida Army Nurcahya, S.E., M.Acc., bersama anggota Martiana Riawati Utami, S.E., M.Sc., dan Dr. Ir. Yudhi Arnandha, M.T.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan  pemahaman dan praktik katalog produk melalui aplikasi online dan membuka jalan kemandirian ekonomi bagi lulusan SLB agar mampu berwirausaha secara mandiri.

Baca Juga: Dukung Fasilitas Sosial Warga, Tim Pengabdi Untidar Manfaatkan Limbah Besi Jadi Meja Lipat Ergonomis

Acara dibuka dengan sambutan Kepala SLB-B YPPALB Kota Magelang Afifah Ismi Nur Jannah, S.Psi, Ketua Yayasan SLB Putra Mandiri Hj. Solichin, S.Ag., serta Ketua Tim Pengabdian Universitas Tidar Yulida Army Nurcahya.

Materi pertama, yaitu tentang katalog usaha, disampaikan oleh Mario Andaru, dosen Universitas Tidar.

Ia menegaskan bahwa fondasi utama berwirausaha adalah disiplin memisahkan keuangan pribadi dan usaha. 

“Antara uang pribadi dan uang usaha itu harus dipisah, tidak ada alasan untuk itu. Kalau uang usaha dipakai untuk kebutuhan pribadi, itu hukumnya utang, dan hutang harus dilunasi,” tegasnya di hadapan para peserta.

Sebagai solusi praktis, Mario memperkenalkan aplikasi Kasaku, akronim dari Rekap Keuangan Usahaku, yang memadukan fitur kasir, pencatatan keuangan usaha, hingga pembuatan katalog dan toko online dalam satu genggaman.

Peserta pun diajak langsung mengunduh dan mempraktikkan aplikasi tersebut agar produk-produk mereka. Mulai dari nasi kotak, snack, hingga frozen food, lebih mudah dikenali dan dibeli oleh calon pelanggan.

Materi kedua disampaikan M. Beni Sasongko yang mengangkat kisah Komunitas Peternak Domba Tuli hasil kerja sama PT Astra Honda Motor (AHM) dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di Dusun Selobendo, Desa Banyudono, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang. 

Sebanyak 20 penyandang disabilitas mendapat pembinaan dan bantuan bibit domba untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka.

Peserta sekaligus wali murid, Budiati mengaku mendapat banyak hal baru. “Dengan adanya kegiatan ini bisa belajar hal baru, yang awalnya belum tahu jadi tahu,” ungkapnya.

Ketua Yayasan SLB Putra Mandiri, Solichin menambahkan, ilmu adalah modal utama dalam membangun kemandirian ekonomi.

“Dengan ilmu dan keterampilan kewirausahaan, masyarakat mampu bertahan menghadapi gejolak harga sekaligus menciptakan peluang dan kesejahteraan.”

Yulida Army Nurcahya menutup paparannya dengan menegaskan komitmen timnya, bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan bagi siswa, alumni, dan wali murid. 

“Kegiatan ini juga telah memasuki tahun ketiga, konsisten dilaksanakan sejak 2024 hingga 2026 sebagai bentuk keberlanjutan kontribusi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan pengabdian ini, tim Universitas Tidar berharap siswa, alumni, dan wali murid SLB-B YPPALB Kota Magelang semakin mandiri dalam mengelola usaha.

Tertib mencatat keuangan, dan mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk mereka ke depan. (rls/lis)

 

Editor : Lis Retno Wibowo
Tim PKM Untidar SLB-B YPPALB Kota Magelang kelola usaha kemandirian disabilitas