Pemandangan mencolok pun terasa berbeda di jantung kota ketika ribuan pelari itu mengenakan jersey resmi : kuning menyala untuk kategori Fun Run 2,5K dan 5K, dipadukan dengan kontrasnya warna merah gagah yang dikenakan para peserta 10K Race.
Kemeriahan pecah kala bintang tamu Boy William dan Davina Karamoy menyapa peserta dan berlari bersama. Daya tarik HK Run 10K tidak berhenti di situ saja. Beberapa pelari hadir dengan kostum unik nan nyentrik yang menyita perhatian publik. Panitia sengaja menyuntikkan hadiah ekstra untuk 10 pelari berkostum terbaik.
Tak heran jika peserta tampil totalitas. Salah satu sosok yang sukses menjadi pusat perhatian adalah Benny, peserta asal Salatiga. Benny berlari dengan mengenakan kostum burung Enggang, lengkap dengan detail kepakan sayap dan hiasan kepala. “Burung ini satwa endemik Kalimantan, di Pulau Jawa tidak ada,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Kostum ini memiliki pesan untuk merawat alam. Sebab, burung Enggang merupakan satwa yang harus dilindungi. Di daerah asalnya, burung Enggang menjadi simbol kedekatan masyarakat Indonesia dengan alam sekitarnya. “Kebetulan saya juga bekerja di Kalimantan, dan mengikuti event ini karena memang suka lari dengan kostum unik, sekaligus menengok anak yang sedang sekolah di Van Lith, Muntilan,” tuturnya.
Penanggung jawab acara, Slamet Santoso (HK) mengapresiasi antusiasme peserta yang begitu tinggi. Ia menyebutkan, acara ini diminati sekitar 15.800 pendaftar, namun hanya 10.000 yang dapat diterima sesuai kapasitas yang disediakan. “Peminatnya tidak hanya dari masyarakat lokal dan luar daerah saja, tetapi juga dari peserta luar negeri, seperti Kenya,” ucapnya.
Peserta dari daerah tetangga yang mengikuti acara ini, antara lain dari Jogjakarta, Surabaya, Bandung, Jakarta, Banjarmasin, Makassar.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono berharap acara ini dapat terus berlanjut. Bagi dirinya, acara seperti ini bukan soal olahraga. Ini menjadi bukti bahwa Kota Magelang mampu menjadi tuan rumah kegiatan berskala besar. Acara ini juga diyakini berdampak bagi masyarakat, karena hotel, kuliner, UMKM, hingga pelaku usaha lokal ikut merasakan manfaatnya.
Dalam kesempatan itu, Damar juga mengajak masyarakat untuk aktif melakukan kegiatan preventif guna mencegah sakit. “Semangat olahraga, pada badan yang sehat, pasti ada jiwa-jiwa yang kuat dan sehat,” ucapnya. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto