Wali Kota Magelang Damar Prasetyono akan Kaji Usulan Penurunan Harga Tiket Taman Kyai Langgeng

Puput Puspitasari • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 20:09 WIB

 

Pedagang kios Mudalrejo berharap harga tiket masuk Taman Kyai Langgeng bisa dikaji ulang.  
Pedagang kios Mudalrejo berharap harga tiket masuk Taman Kyai Langgeng bisa dikaji ulang.  

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memuji sikap kooperatif yang ditunjukkan oleh pedagang kios Mudalrejo.

Ia menilai para tulang punggung keluarga itu memahami tujuan penataan yang akan segera dilakukan semata untuk membela kepentingan mereka. 

“Ini buah koordinasi yang baik. Sebelumnya, kami berkomunikasi dan menyampaikan tujuan-tujuan baik, serta mendengar aspirasi mereka,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Penataan di kios yang berada di seberang pintu masuk Taman Kyai Langgeng (TKL) itu disebut menjadi solusi yang paling ideal untuk penataan kawasan wisata.

Rasa legowo dari pedagang, disebut Damar, akan mempercepat proses penataan. 

Beberapa kios di bagian depan akan diratakan dan disisakan tiang-tiang penyangga atapnya.

Lahan bekas kios itu akan dialihfungsikan menjadi tempat parkir. Selanjutnya, pemkot akan membangun kios baru memanfaatkan area belakang. 

Dengan semakin dekatnya kios oleh-oleh dengan parkir kendaraan, diharapkan bisa meningkatkan daya tarik wisatawan untuk mampir dan melarisi dagangan UMKM.

“Tujuan kita ubah (penataannya) supaya ramai. Kalau ramai, dagangan mereka akan laku,” tandasnya. 

Damar juga sudah mendengar keinginan pedagang agar harga tiket masuk wisata TKL diturunkan.

Pedagang percaya, semakin murah tiket yang ditawarkan, semakin ramai pula pengunjungnya. 

Menanggapi itu, Damar meminta pedagang juga mengerti akan perhitungan bisnis.

“Harga tiket itu linier dengan fasilitas yang dinikmati pengunjung. Semua ada hitung-hitungannya. Ada kalkulasi. Tapi usulan itu, kita kaji.

Nantinya bisa lebih murah atau tetap bertahan seperti sekarang,” ungkapnya.

Pedagang kios Mudalrejo Surono sangat berharap harga tiket masuk TKL bisa dikaji ulang.  

“Tiket masuknya jangan mahal-mahal, kalau bisa lebih murah,” ucapnya. 

Menurut Surono dan pedagang lainnya, harga tiket masuk sangat berpengaruh terhadap minat wisatawan untuk dagang.

Di situasi ekonomi seperti ini, pemkot sebaiknya memberikan kebijakan khusus untuk stimulan agar wisatawan tak perlu merogoh kocek yang dalam untuk berwisata.

"Kalau anaknya satu mungkin ringan. Tapi kalau anaknya tiga ? Pasti mereka berhitung," pungkasnya.

(put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
pedagang mudal TKL Taman Kyai Langgeng harga tiket Wali Kota Magelang Damar Prasetyono