RADARMAGELANG.ID, Magelang – Jumlah kursi kosong pada penerimaan mahasiswa baru Universitas Tidar (Untidar) Magelang tahun ini menurun dibanding tahun lalu.
Dari total daya tampung 4.220 mahasiswa baru, sebanyak 4.181 kursi terisi atau terdapat 39 kursi kosong lantaran calon mahasiswa yang diterima tidak melakukan daftar ulang.
“Alhamdulillah ini satu prestasi ya. Hanya sedikit yang tidak registrasi,” ujar Rektor Untidar Prof Sugiyarto usai Sidang Senat Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Untidar 2026 di Gedung Rektorat, Kampus Sidotopo, Senin (3/8/2026).
Ia menyampaikan, tahun lalu jumlah kursi kosong 80. Bahkan pada tahun akademik 2024/2025 mencapai 270 kursi. “Kami mepetkan terus. Sekarang yang kosong 39 kursi, itu satu prestasi,” katanya lagi.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar Prof Dr Ir Suyitno mengaku tidak tahu alasan pasti calon mahasiswa tak melakukan daftar ulang hingga terjadi kursi kosong. Ia menduga lantaran diterima di perguruan tinggi lain. “Kalau bisa, saya ingin menghubungi satu per satu mahasiswa baru yang tidak daftar ulang alasannya apa? Tapi nggak sempat, waktunya mepet banget,” akunya.
Dijelaskan, sebanyak 4.181 mahasiswa baru tahun ini berasal dari 30 provinsi. Mulai Aceh, Banten, Bengkulu, Kalimantan, Bangka Belitung, Riau, Lampung, Sulawesi hingga Papua. Fakultas yang kursinya terisi penuh yakni Fakultas Pertanian. Sementara fakultas yang masih jadi favorit pendaftar adalah Ekonomi. “Ekonomi lalu Fisipol, terutama Komunikasi laris banget. Dilanjutkan Teknologi Informasi,” jelasnya.
Di sisi lain, Rektor menegaskan, tidak ada perpeloncoan selama PKKMB. Ia berharap PKKMB menjadi sarana untuk memperkenalkan lingkungan kampus Untidar Magelang. Selama pelaksanaan PKKMB, pihaknya meminta tim Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) untuk ikut monitoring. “Jika ditemukan pelanggaran, sanksi akan diberikan sesuai regulasi,” tandasnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto