Dua Paskibraka Tingkat Provinsi Jawa Tengah Pamitan ke Wali Kota Magelang

Magang Radar Magelang • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 15:04 WIB
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono  (tengah) bersama dua pelajar perwakilan Kota Magelang pada acara pamitan sekaligus pelepasan anggota Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah. (MUHAMMAD YUSUF EFFENDI/JAWA POS RADAR MAGELANG)
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono  (tengah) bersama dua pelajar perwakilan Kota Magelang pada acara pamitan sekaligus pelepasan anggota Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah. (MUHAMMAD YUSUF EFFENDI/JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono resmi melepas dua siswa terbaiknya yang terpilih sebagai perwakilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat Provinsi Jawa Tengah. 

Kedua pelajar berprestasi tersebut adalah Ananda Rahma, siswi SMA Negeri 1 Magelang dan Adrian Diefani Kustiawan, siswa SMK Negeri 1 Magelang.

Mereka akan mengemban tugas mulia mengibarkan bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81.

Dalam momen pamitan tersebut, Damar Prasetyono menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi atas fokus, keseriusan, serta kedisiplinan yang telah ditunjukkan oleh kedua perwakilan selama masa latihan.

Wali kota berpesan secara khusus agar mereka tetap menjaga kesehatan dan mempertahankan kedisiplinan secara penuh.

"Ini bukanlah pencapaian akhir. Ke depannya masih banyak hal yang harus Anda berdua lakukan dan capai," pesan Damar.

Ia juga menaruh harapan besar kepada seluruh generasi muda di Kota Magelang untuk terus fokus, disiplin, rajin berdoa, berbakti kepada orang tua, menghormati guru dan teman, serta tidak melepaskan tujuan dan cita-cita yang dimiliki.

Keberhasilan para siswa tentunya tidak lepas dari dukungan kuat institusi pendidikan.

Kepala SMA Negeri 1 Magelang Aisyah menegaskan, pihak sekolah selalu memberikan dukungan penuh melalui latihan-latihan terbimbing, baik dengan melibatkan pihak internal maupun eksternal.

Menurutnya, pencapaian ini adalah bukti nyata dari komitmen, kesungguhan, tanggung jawab, serta kerja keras luar biasa yang ditunjukkan anak didiknya.

Aisyah mengingatkan, tugas Paskibraka adalah sebuah amanah yang berat, di mana para siswa dituntut untuk menjaga kondisi fisik tetap prima sekaligus menjaga nama baik sekolah dan Kota Magelang.

Ia berharap nilai-nilai tanggung jawab dan kerja keras tersebut akan terus berkesinambungan membentuk kepribadian yang lebih baik, sehingga mampu mencetak prestasi yang lebih tinggi ke depannya.

“Ini adalah amanah yang diemban. Karena tugas mereka di sana tidak mudah tentunya, menjaga nama sekolah, nama Kota Magelang juga, dan tentunya harus prima kondisinya,” ujar Aisyah

Bagi Adrian Diefani Kustiawan, salah satu perwakilan Paskibraka, motivasi terbesarnya dalam mengikuti seleksi ini adalah untuk membanggakan kedua orangtua.

Selain itu, ia menjadikan Paskibraka sebagai jembatan penting untuk meraih cita-cita masa kecilnya, yakni bergabung menjadi anggota TNI.

Adrian mengakui, proses seleksi adalah pengalaman yang sangat berkesan, sekaligus menjadi tantangan terberat mengingat ketatnya persaingan dengan perwakilan-perwakilan terbaik dari daerah lain.

Berkat dukungan luar biasa dari keluarganya selama persiapan seleksi, Adrian berhasil lolos.

Ke depannya, ia berharap dapat mengikuti seluruh rangkaian pemusatan latihan dengan lancar hingga sukses mengibarkan Sang Merah Putih pada tanggal 17 Agustus mendatang.

“Harapan dan target selanjutnya, kami perwakilan dari Kota Magelang dapat mengikuti seluruh rangkaian pemusatan latihan dengan lancar dan juga dapat mengibarkan Sang Merah Putih pada tanggal 17 Agustus nantinya.” Kata Adrian.

Perasaan bangga, terharu, dan nyaris tidak percaya turut menyelimuti keluarga Adrian.

Setiawan, ayah Adrian, menyadari betul betapa ketatnya persaingan di tingkat kota hingga provinsi.

Ia menuturkan, dukungan utama yang diberikan oleh keluarga, selain menyiapkan segala kebutuhan pokok, adalah doa tiada henti kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Kami sangat bangga, terharu, dan tidak percaya apalagi persaingan di tingkat kota bahkan di tingkat provinsi itu sangat-sangat ketat sekali. Alhamdulillah, anak kami atas nama Adrian Diefani Kustiawan dapat mengikuti semua seleksi dengan lancar dan Alhamdulillah juga diterima menjadi salah satu Paskibraka di tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026,” ujar Setiawan.

Menutup sesi pamitan tersebut, Setiawan menyimpan satu harapan besar bagi masa depan anak-anak Magelang.

Ia berharap seluruh instansi terkait dapat membantu menjembatani masa depan generasi muda bertalenta yang telah menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. (mg4/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
paskibraka SMAN 1 Kota Magelang pamitan SMKN 1 Magelang Wali Kota Magelang Damar Prasetyono