RADARMAGELANG.ID, Magelang – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kota Magelang berlangsung meriah.
Ratusan pelajar dari TK hingga SMA antusias mengikuti berbagai lomba, mulai dari mewarnai, menggambar, melukis mini kanvas, hingga pidato dengan bahasa Jawa (sesorah), di Gedung Wanita, Kamis (16/7/2026).
Acara ini diselenggarakan Inspektorat Daerah berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) dan Forum Anak Obor Masyarakat (OBAMA). Acara bertajuk “Pekan Unggul Seni, Pidato, dan Talenta (PUSPITA)” juga menjadi rangkaian acara Pariwara Antikorupsi Kota Magelang.
Pelaksana Harian (Plh) Inspektur Daerah Kota Magelang Indah Sri Palupi mengungkapkan, kompetisi ini bertujuan membentuk generasi yang berkarakter kuat. Dengan menggunakan pendekatan seni dan kreativitas, anak-anak diajak untuk mengenal dan menginternalisasi nilai-nilai integritas sejak dini. “Melalui lomba ini, anak-anak diajak mengenal nilai-nilai integritas seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab,” tandasnya.
Pihaknya berharap, nilai-nilai integritas itu bisa menjadi bekal mereka dalam kehidupan sehari-hari, agar mereka tumbuh menjadi generasi yang mampu berkontribusi bagi bangsa.
Dalam pembukaan acara ini, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dan Wakil Wali Kota Magelang dr Sri Harso ikut melukis dengan cat air. Hasil lukisan singkat kedua pemimpin Kota Magelang itu langsung dipajang untuk memotivasi para siswa.
Damar Prasetyono menegaskan, kejujuran adalah fondasi utama pembentukan karakter manusia yang utuh. Menurutnya, sifat jujur memerlukan edukasi dan literasi agar menancap di setiap diri seseorang.
“Kejujuran adalah modal dasar manusia agar menjadi pribadi yang paripurna. Jangan takut akan masa depan, takutlah jika kita tidak memiliki kejujuran,” tegas Damar. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto