RADARMAGELANG.ID, Magelang-Asap memang telah lama hilang dari langit Perumahan Purna Bakti Indah (PBI) Secang, Kabupaten Magelang.
Namun duka yang ditinggalkan kebakaran masih membekas di hati para korban.
Di tengah puing-puing rumah yang hangus terbakar, dua penghuni rumah kini harus memulai kembali kehidupan mereka dari awal setelah tempat tinggal yang selama ini menjadi pelindung keluarga ludes dilalap api.
Musibah yang terjadi beberapa waktu lalu itu tidak hanya menghanguskan bangunan rumah, tetapi juga berbagai barang berharga dan kebutuhan sehari-hari milik korban.
Kesedihan dan kebingungan sempat menyelimuti keluarga yang terdampak, terlebih mereka harus menghadapi kenyataan kehilangan tempat tinggal dalam waktu singkat.
Melihat kondisi tersebut, Lembaga Amil Zakat Infaq Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang bergerak cepat memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran di Perumahan PBI Secang.
Bantuan diserahkan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga yang sedang tertimpa musibah.
Ketua Lazismu Kota Magelang Nuhroho Adibroto menyampaikan, bantuan ini merupakan amanah dari para donatur yang dihimpun melalui program filantropi dan kemanusiaan.
Meski tidak dapat menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban dan memenuhi kebutuhan mendesak pasca kebakaran.
“Kami mendapatkan laporan dari manager Lazismu. Kebetulan rumahnya berdekatan. Meskipun lokasinya berada di Kabupaten Magelang, ini menjadi bagian dari empati kader Muhammadiyah kepada umat. Kami juga menggandeng Lazismu Secang selaku territorial kejadian. Dari Lazismu Secang membantu 50 kaleng Rendangmu dan Lazismu Kota Magelang menyerahkan uang senilai 2 juta”, katanya
Hadir juga relawan Muhammadiyah Kota Magelang sebanyak 10 orang yang pada saat itu ikut pembersihan.
Dalam kesempatan ini, dikomandoi Sigit Purnomo selaku Wakil Ketua Relawan Muhammadiyah Kota Magelang yang tergabung dalam Muhammadiyah Disaster Management Canter (MDMC).
“Kita juga menyerahkan Rendangmu yang dapat digunakan lauk makan para relawan dan masyarakat yang sedang bekerja bakti pembersihan. Sebuah inovasi pengelolaan daging kurban oleh Lazismu yang dikemas dan siap saji bertahan dua tahun," terang Sigit.
Di lokasi kejadian, suasana haru terlihat saat bantuan diserahkan kepada korban.
Dengan mata berkaca-kaca, keluarga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Dukungan dari berbagai pihak menjadi sumber kekuatan bagi mereka untuk bangkit dan menata kembali kehidupan yang sempat porak-poranda akibat musibah.
Ketua RW setempat Feri menyampaikan, banyak terima kasih kepada Lazismu Kota Magelang atas kepedulian untuk warganya.
Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi bukti nyata bahwa Muhammadiyah selalu ada untuk semua.
Meskipun, korban musibah ini adalah keluarga Nasrani.
"Kami sangat berterima kasih kepada Lazismu dan para donatur yang telah peduli kepada warga kami di RT 07 RW 09 ini. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami di tengah kondisi yang sedang sulit," ujar Feri
Melalui aksi kemanusiaan ini, Lazismu Kota Magelang kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, memastikan bahwa mereka yang sedang menghadapi cobaan tidak merasa sendirian. (fury fariansyah/aro)
Editor : H. Arif Riyanto