Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Pemkot Magelang Selamatkan Aset Pertokoan Rejotumoto 

Puput Puspitasari • Rabu, 8 Juli 2026 | 21:26 WIB
Rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Kota Magelang, Rabu (8/7/2026). (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)
Rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Kota Magelang, Rabu (8/7/2026). (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Magelang – DPRD Kota Magelang memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan APBD Kota Magelang tahun anggaran 2025.

Meski momen itu berada pada tahun transisi kepemimpinan wali kota lama dengan periode yang sekarang, sejumlah program kerja menunjukkan kinerja yang progresif.  

Selain itu, Ketua DPRD Kota Magelang Evin Septa Haryanto Kamil juga melihat kemampuan Pemkot Magelang dalam melalui tekanan efisiensi anggaran, yang memaksa beberapa program harus disesuaikan.

Jika dilihat dari indikator penilaian kinerja dan serapan anggaran, Evin menilai program-program strategis dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan pelayanan publik tetap berjalan sesuai target dan tepat waktu.

“Pencapaiannya bagus, tidak ada temuan, aset-aset pemkot juga mengalami peningkatan,” ujar Evin usai rapat paripurna pengambilan keputusan terhadap hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Kota Magelang atas Raperda Kota Magelang tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Magelang Tahun Anggaran 2025, Rabu (8/7/2026).

Menurut Evin, keberhasilan itu tidak lepas dari sinergitas yang terjalin baik antara eksekutif dan legislatif.

“Dengan adanya efisiensi itu, kita sepakat dengan pak wali kota, yang utama harus diprioritaskan adalah pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, dan hal-hal yang berurusan dengan sosial,” terangnya. 

Ia mengungkapkan, pemkot juga berhasil mengambil kembali aset-aset yang bersengketa.

Salah satu aset yang dimaksud adalah kawasan Pertokoan Rejotumoto atau yang juga dikenal sebagai kawasan Shopping Center di Jalan Jenderal Sudirman/Jalan Tidar, Kota Magelang.

Wakil Ketua DPRD Kota Magelang Bustanul Arifin menambahkan, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) juga mampu menunjukkan kinerja yang menggembirakan.

Walau harus beradaptasi dengan keterbatasan penggunaan anggaran, mereka mampu menentukan skala prioritas program yang berdampak langsung pada masyarakat.  

“Memang ada satu dinas yang serapan anggarannya baru di angka 80 persen, karena banyak pergeseran anggaran, sehingga ada yang tidak terserap,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya memberikan rekomendasi agar Pemkot Magelang memacu kinerja dan mengoptimalkan penyerapan anggaran pada pelaksanaan APBD 2026 ini.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyebut, keberhasilan pelaksanaan APBD tahun 2025 merupakan kinerja dan ikhtiar bersama yang dilakukan pemkot dan DPRD.

“Kolaborasi ini membuat perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan betul-betul berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, adanya kritik dan masukan dari DPRD memiliki relevansi yang kuat untuk pembenahan. “Masih dalam hal yang wajar,” ucapnya.

Bagi Damar, pelaksanaan APBD tahun lalu itu menjadi modal besar untuk pihaknya berbenah diri.

“Jadi, dari pengalaman 2025, pada pelaksanaan APBD 2026 ini akan kita perbaiki, sehingga antara anggaran penetapan dan perubahan bisa berurutan dengan baik,” katanya.  (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#aset #rapat paripurna #apbd #DPRD Kota Magelang #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono