Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Buka SPMB Gelombang 2, SDN Wates 3 Kota Magelang Hanya Tambah Satu Siswa

Magang Radar Magelang • Selasa, 7 Juli 2026 | 22:43 WIB
SD Negeri Wates 3 Kota Magelang yang pada SPMB 2026 hanya mendapat empat siswa baru. (MUHAMMAD YUSUF EFFENDI/JAWA POS RADAR MAGELANG)
SD Negeri Wates 3 Kota Magelang yang pada SPMB 2026 hanya mendapat empat siswa baru. (MUHAMMAD YUSUF EFFENDI/JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Krisis murid baru tengah melanda SDN Wates 3 Kota Magelang.

Setelah mengalami kemerosotan tajam pada pendaftaran gelombang pertama, pembukaan SPMB gelombang kedua pun belum mampu mendongkrak angka keterisian kuota kelas baru di sekolah tersebut.

Kepala SDN Wates 3 Sri Rahayu mengungkapkan, penambahan siswa setelah dibukanya SPMB gelombang kedua sangat minim.

Sekolah kini harus memutar otak karena bangku kelas satu masih mayoritas kosong.

“Kemarin gelombang 1 ada tiga pendaftar, lalu setelah membuka gelombang 2 bertambah satu siswa,” ujar Sri Rahayu saat memberikan keterangan terkait perkembangan data pokok pendidikan (Dapodik) di sekolahnya, Selasa (7/7/2026).

Dengan hasil tersebut, SDN Wates 3 saat ini baru mencatat total empat siswa baru.

Angka ini terhitung sangat jauh dari daya tampung maksimal yang disediakan oleh pihak sekolah, yakni sebanyak 28 kursi.

Demi memenuhi kuota yang tersisa, pihak sekolah memilih melonggarkan waktu pendaftaran.

“Setelah pengumuman dari gelombang pertama, kita buka terus. Bahkan sampai sekarang kita masih tetap menerima siswa,” tambahnya.

Diakui, sekolah telah mengupayakan berbagai langkah konkret untuk meningkatkan promosi, di antaranya dengan pendekatan secara door to door terhadap orang tua, bekerja sama dengan TK di lingkungan sekitar, serta mengadakan kegiatan gelar karya siswa.

Kalau untuk promo juga nggak kurang-kurang. Misalnya kegiatan Pramuka, kita tiap tahun malah mengadakan Persami, mengadakan kemah. Ini semua sebagai bentuk piye carane masyarakat biar tahu,” ungkapnya.

Sri Rahayu mengakui, terlalu banyak sekolah dasar negeri di wilayah Wates yang dibangun berdekatan. Selain itu, juga dipengaruhi menurunnya jumlah lulusan TK di lingkungan sekitar, serta program KB yang menurunkan angka kelahiran.

Di sebelah ada SDN Wates 2. Turun ke bawah ada SDN Gelangan 5 dan SDN Gelangan 6. Di lingkungan sini memang anak usia masuk SD sedikit. Yang anak-anak usia TK aja di sini juga sedikit” katanya.

Saat ini, pihak sekolah berkomitmen memberikan pelayanan prima terhadap peserta didik meski jumlahnya tidak sesuai daya tampung yang ideal. SDN Wates 3 juga telah menyatakan kesiapan untuk mengikuti kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, termasuk potensi regrouping yang sudah direncanakan apabila langkah tersebut dibutuhkan.

"Kalau memang itu suatu kebijakan pemerintah yang dianggap lebih efektif, kita ikuti saja," ujarnya. (mg6/mg4/aro).

 

Editor : H. Arif Riyanto
#kurang siswa #spmb #Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang #wates #Kota Magelang