RADARMAGELANG.ID, Magelang—Tidak semua orang tahu di dalam kompleks Taman Kyai Langgeng (TKL) terdapat makam penasihat spiritual kepercayaan Pangeran Diponegoro.
Adalah Kiai Langgeng—sosok ulama besar yang namanya kini diabadikan untuk penamaan tempat wisata kebanggaan warga Kota Magelang itu.
Makam Kiai Langgeng didominasi dengan cat warna hijau yang menyegarkan mata dan terpayungi pepohonan rindang.
Biasanya, setelah pengujung berziarah, mereka melanjutkan rekreasi di TKL.
Di balik bangunan tua itu, ada hati yang tergugah untuk mempercantik area makam.
Namanya R Bambang Sridaya. Ia memberikan hibah renovasi makam karena dilandasi kemauan ikut melestarikan warisan leluhur Magelang.
“Saya mendapat petunjuk secara spiritual untuk mengagungkan dan meluhurkan para leluhur kita, khususnya Kiai Langgeng. Kawasan makam ini akan diperluas, diperindah, dipaving, sehingga lebih layak untuk kegiatan haul maupun kunjungan para peziarah,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengatakan, bantuan itu akan memperkuat TKL sebagai wisata religi dan rekreasi.
“Taman Kyai Langgeng bukan hanya taman hiburan masyarakat, tetapi juga wisata religi yang akan terus kami kembangkan,” imbuhnya dalam acara penyerahan simbolis dan peletakan batu pertama hibah renovasi Makam Kiai Langgeng.
Menurutnya, sosok Kiai Langgeng memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjuangan bangsa, khususnya dalam Perang Jawa yang dipimpin Pangeran Diponegoro pada 1825–1830.
Karena itu, pelestarian Makam Kiai Langgeng menjadi bagian dari upaya menjaga jejak sejarah sekaligus menghormati jasa para pendahulu.
Direktur Taman Kyai Langgeng Sri Widodo menjelaskan, renovasi makam bertujuan mendukung pengembangan wisata religi sekaligus memperkuat edukasi sejarah bagi masyarakat. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto