RADARMAGELANG.ID, Magelang –Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyatakan seluruh anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan, tidak terkecuali dengan anak-anak penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
Hal itu diungkapkan Damar dalam kesempatan dialog interaktif, bertajuk workshop peningkatan kapasitas anak yang digelar Dinas Sosial Kota Magelang di Trio Front One Resort, Kamis (25/6/2026).
Damar mengajak 50-an anak yang berada di dalam forum itu untuk semangat belajar dan berani bermimpi besar demi mengubah masa depan yang lebih baik.
“Kita ini lahir tidak bisa memilih lahir dari keluarga apa, lahir dari orang tua siapa. Tidak ada yang salah, semuanya benar. Yang membedakan adalah spirit atau semangat kita sebagai manusia,” ucap Damar.
Ia mengetahui bahwa dari peserta yang berusia 13-16 tahun itu, ternyata ada yang putus sekolah.
Damar langsung menginstruksikan dinas terkait untuk mendata dan mendampingi, agar mereka bisa kembali menikmati akses pendidikan secara gratis.
“Mereka bisa sekolah melalui jalur pendidikan alternatif seperti kejar paket,” ungkapnya.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu sarana utama untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga.
“Apapun ceritanya, kamu harus sekolah. Walaupun kejar paket. Kamu bisa mengubah nasib keluargamu kalau kamu sekolah,” tegasnya.
Dalam motivasinya, Damar juga membagikan pengalaman hidupnya yang berasal dari keluarga sederhana.
Ia mengaku sejak kecil terbiasa belajar sambil membantu berbagai pekerjaan, karena memiliki tekad kuat untuk memperjuangkan masa depan yang lebih baik.
“Masa depan itu harus diperjuangkan. Tidak bisa kita hanya duduk-duduk, santai, atau melakukan hal-hal yang tidak mendukung masa depan,” katanya.
Damar juga mengajak para peserta untuk membangun karakter dan mentalitas positif, menjauhi perilaku negatif seperti tawuran dan kebiasaan merokok.
Ada hal krusial yang turut Damar sampaikan.
Ia menekankan bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh materi atau kekayaan.
Melainkan sejauh mana seseorang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.
“Orang sukses bukan cuma dipandang dari hartanya saja. Sukses itu lebih pada kemanfaatan kita sebagai manusia,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Magelang Bambang Nuryanta menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memberikan intervensi edukatif yang interaktif dan menyenangkan guna membekali anak dengan pengetahuan, keterampilan dasar, serta penguatan mental dan karakter.
Adapun tujuan kegiatan ini antara lain untuk mengembangkan soft skills dan karakter anak, meningkatkan kepercayaan diri dan kepemimpinan, membangun keterampilan sosial dan kerja sama.
Selain itu, melatih kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah, memberikan edukasi hak dan perlindungan anak, serta memperkuat pendidikan mental dan spiritual. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto