Ajang ini digelar Universitas Muhammadiyah Mataram berkolaborasi dengan Ruang Inovasi Sains dan Karya Ilmiah (RISKI), berlangsung pada 9- 11 Mei 2026.
Diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Delegasi FKIP Untidar terdiri atas Heni Purwanti dari Prodi Pendidikan Biologi dan Afani Mutoharoh dari Prodi Pendidikan Matematika.
Dalam kompetisi tersebut, delegasi FKIP Untidar mempresentasikan dua gagasan inovatif pada bidang sosial ekonomi dan pertanian.
Karya pertama dengan tema sosial ekonomi yang diketuai Afani Mutoharoh berjudul “Mic Unlock Sosial”, yaitu inovasi media pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dirancang membantu masyarakat.
Khususnya mahasiswa dan individu yang kurang percaya diri, dalam meningkatkan kemampuan public speaking.
Platform ini menyediakan fitur simulasi presentasi real-time, analisis performa berbasis AI, prediksi pertanyaan audiens.
Tips mengatasi grogi, modul latihan personal, serta sistem gamifikasi untuk meningkatkan motivasi belajar.
Karya kedua bertema pertanian yang diketuai Heni Purwanti berjudul “Mina Surjan Zero Waste”, yaitu inovasi integrasi pertanian dan budidaya ikan beong berbasis kearifan lokal dengan konsep zero waste.
Sistem ini memanfaatkan hubungan timbal balik antara tanaman hortikultura, limbah organik, pupuk alami, serta budidaya ikan beong sehingga menghasilkan siklus pertanian berkelanjutan tanpa limbah.
Delegasi FKIP Untidar berhasil meraih Gold Medal Subtema Sosial Ekonomi, Gold Medal Subtema Pertanian, serta Juara Harapan I.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Untidar mampu bersaing di tingkat nasional melalui gagasan kreatif dan inovatif yang mereka kembangkan. (bis/lis)
Editor : Lis Retno Wibowo