Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Kota Magelang Punya 36 Kampung Iklim

Puput Puspitasari • Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memanen sayuran di Kampung Iklim RW 02 Armada Estate, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memanen sayuran di Kampung Iklim RW 02 Armada Estate, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara.

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Kota Magelang memantapkan diri menuju kota hijau (go green).

Deklarasi ini digaungkan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia 2026 tingkat Kota Magelang, Rabu (17/6/2026). 

Damar menegaskan, deklarasi yang diikuti pemangku kepentingan dan masyarakat tersebut mencerminkan terbangunnya komitmen bersama dalam upaya-upaya pelestarian lingkungan.

Saat ini, Pemkot Magelang sudah memiliki program yang rutin dilaksanakan, antara lain Makclinge, Nyapu Bareng, Kali Bersih, Sekolah Adiwiyata, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, hingga pengembangan bank sampah.

Kegiatan yang melibatkan massa diyakini efektif untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan kesadaran kolektif merawat lingkungan. 

“Pemerintah hadir untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat agar sadar. Ketika kesadaran sudah tumbuh, maka kepedulian terhadap lingkungan akan muncul dengan sendirinya,” ujarnya di RW 02 Armada Estate, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Rabu (17/6/2026).

Pihaknya juga akan terus memperkuat program Kampung Iklim, pengembangan bank sampah, perluasan pengelolaan sampah dari sumbernya, penghijauan kawasan permukiman untuk menghadapi perubahan iklim.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang Yonas Nusantrawan Bolla menjelaskan, peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Saatnya Bekerja untuk Iklim".

Tema tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengambil langkah nyata dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Kegiatan tersebut diisi dengan senam bersama, deklarasi Go Green, penanaman pohon, panen hasil pemanfaatan lahan pekarangan, penyerahan bantuan CSR bidang lingkungan hidup, serta peluncuran Komposter Sigalang (Sistem Galon Anti Buang) yang dilanjutkan dengan pelatihan kepada masyarakat.

Yonas melanjutkan, pemilihan RW 02 dan RW 08 Kelurahan Kramat Utara sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan.

Selain berstatus Kampung Iklim, warga di kedua wilayah tersebut dinilai berhasil mengembangkan pengelolaan sampah, penghijauan lingkungan, dan pemanfaatan lahan pekarangan secara berkelanjutan.

Yonas juga melaporkan, hingga tahun 2026, Kota Magelang memiliki 170 unit bank sampah, 24 kelompok kampung organik, 85 sekolah Adiwiyata dari total 134 sekolah, serta 36 Kampung Iklim yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Selain itu, sebanyak 17 RW saat ini tengah berproses untuk meraih predikat Kampung Iklim, sementara RW 13 Kelurahan Magelang sedang diusulkan menjadi Kampung Iklim Lestari. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#go green #kota hijau #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono #proklim #deklarasi