Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Magelang Tempo Doeloe Bangkitkan Memori Masa Lalu

Puput Puspitasari • Sabtu, 6 Juni 2026 | 00:22 WIB
Pengunjung Magelang Tempo Doeloe saat memilih uang koin lama. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)
Pengunjung Magelang Tempo Doeloe saat memilih uang koin lama. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Magelang Gelaran acara Magelang Tempo Doeloe (MTD) menjelma mesin waktu yang berhasil membangkitkan ingatan dan kenangan masa lalu di tanah Jawa.

Beragam alat permainan tradisional, transportasi, uang kuno, hingga aneka kuliner zaman dulu (jadul) begitu mudah dijumpai di acara ini.

Salah satu pemburu nostalgia, Suhartanto, 65, mengaku tak pernah absen menginjakkan kakinya ke acara MTD.

Bagi Suhartanto, MTD tidak sekadar acara hiburan semata. 

Acara tahunan ini menjadi  sarana edukasi kepada lintas generasi agar mereka mengenal, menyentuh, dan melihat secara langsung barang-barang antik nan bersejarah yang digunakan oleh masyarakat Indonesia pada zaman dulu.

“Mereka tidak hanya mendengar cerita dari orang tuanya, simbahnya, atau buyutnya, tapi mereka (generasi muda) benar-benar bisa melihat wujud asli barang-barang yang dipakai generasi pendahulunya,” tuturnya, Jumat (5/6/2026).

Koordinator acara MTD, Andritopo menjelaskan, pihaknya sengaja mengangkat tema “Sang Lengenda”, karena Kota Magelang memiliki banyak tokoh penting yang berjasa untuk masyarakat pada waktu itu.

Beberapa tokoh yang dimaksud di antaranya adalah Johannes Van der Steur. Ia adalah tokoh kemanusiaan warga Belanda yang mengasuh ribuan anak-anak pribumi hingga tumbuh dewasa dan mandiri.

Selain itu, pengusaha cerutu Magelang, Ko Kwat Le yang menyisihkan sebagian keuntungan usahanya untuk membiayai tentara Indonesia.

Dari kalangan organisasi, perjuangan yang melegenda salah satunya datang dari klub PPSM yang menjadi inisiator lahirnya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Dan melalui MTD kali ini, kami juga mencari produk-produk kreatif yang nantinya bisa menjadi produk khas Kota Magelang,” imbuh Andritopo.

Acara yang diselenggarakan Pemkot Magelang itu akan berlansung hingga Minggu (7/6/2026). Acara ini diikuti 135 stan multi produk. (put)

Editor : H. Arif Riyanto
#Alun-Alun Kota Magelang #kenangan masa kecil #Magelang Tempo Doeloe