RADARMAGELANG.ID, Magelang – Di tengah ekonomi yang sulit, bantuan tebus murah sembako yang diinisiasi Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Magelang bak oase di tengah gurun.
Bagaimana tidak, masyarakat dari kelompok rentan bisa menebus satu paket sembako senilai Rp 100 ribu dengan uang Rp 50 ribu.
Bagi Ani Sudarmi, bantuan dari PSMTI ini sangat berarti. Sebagai seorang ibu yang juga ikut banting tulang untuk ekonomi keluarga, bantuan ini meringankan beban pundaknya. “Di rumah saya jualan nasi soto. Saat ini, semua bahan-bahan naik, keuntungannya tipis,” tutur Ani, warga Kelurahan Potrobangsan itu, di sela mengantre bantuan di Alun-alun Kota Magelang, Jumat (5/6/2026).
Saat ini, Ani merasakan keadaan yang tidak mudah. Dalam situasi yang terjepit, Ani tetap harus membuka warungnya, meski daya beli masyarakat sedang lesu. Namun, bantuan dari PSMTI itu seolah menjadi jawaban atas doanya. “Alhamdulillah, masih ada yang peduli dan bantu orang yang sedang susah. Saya bisa jualan lagi,” ucapnya dengan mata berbinar.
Ketua PSMTI Kota Magelang Slamet Santoso menjelaskan, pihaknya membagikan 2.000 paket sembako di bulan Juni. Kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan pada Juli dan Agustus mendatang untuk membantu meringankan beban masyarakat. “Dalam situasi yang tidak mudah, kami berinisiatif untuk melaksanakan program tebus murah sembako. Semoga program ini mendapatkan dukungan dari para pengusaha, sehingga ke depan bisa kembali dilaksanakan,” tutur pria yang akrab disapa Pak HK ini.
Slamet menyebut, kegiatan kali ini juga untuk merayakan Hari Lahir Pancasila. Pihaknya berharap, bakti sosial tersebut memperkuat semangat persatuan di Kota Magelang. “Kita ingin Kota Magelang bisa menjadi contoh kota yang sangat kondusif, pluralisme, dan contoh kota yang damai,” tuturnya.
Bakti sosial ini juga mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan dan semangat gotong royong yang masih lestari di Kota Magelang. Pelaksanaan program tebus murah kali ini juga dihadiri oleh Bibit Waluyo—Gubernur Jawa Tengah Periode 2008-2013. Bibit juga ikut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga. Bantuan paket sembako yang ditebus murah oleh warga berisikan 3 kilogram beras premium, 1 kilogram gula pasir, 1 liter minyak goreng, teh, dan mie instan. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto