Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Kota Magelang Terbaik dalam Penurunan Pengangguran Regional Jawa-Bali

Puput Puspitasari • Jumat, 5 Juni 2026 | 23:55 WIB
 Pj Sekda Kota Magelang Larsita (kiri) dan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono (kanan) menunjukkan penghargaan dan dana insentif yang diterima Kota Magelang dari pemerintah pusat, Kamis (4/6/2026). 
 Pj Sekda Kota Magelang Larsita (kiri) dan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono (kanan) menunjukkan penghargaan dan dana insentif yang diterima Kota Magelang dari pemerintah pusat, Kamis (4/6/2026). 

RADARMAGELANG.ID, MagelangKota Magelang dinilai sukses mengatasi penurunan pengangguran. Keberhasilan ini mengantarkan Kota Magelang meraih penghargaan kategori Terbaik 1 Penurunan Pengangguran Tingkat Kota dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Jawa-Bali. Atas capaian ini pula, Kota Magelang memperoleh dana insentif fiskal sebesar Rp 3 miliar.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia Djamari Chaniago pada malam puncak penganugerahan yang berlangsung di Hotel Marriott Jogjakarta, Kamis (4/6) malam. Turut hadir Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Acara yang dihelat Kementerian Dalam Negeri tersebut bertujuan untuk memberikan apresiasi atas keseriusan kepala daerah dalam merumuskan dan menjalankan kebijakan ketenagakerjaan.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyampaikan, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan di Kota Magelang. Kolaborasi ini mampu menghasilkan dampak nyata bagi meningkatnya kesejahteraan warga.

“Kami akan terus memperkuat berbagai program ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan kerja dan berusaha,” ujar Damar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Magelang Susilowati menambahkan, keberhasilan Kota Magelang dalam menekan angka pengangguran didukung oleh berbagai program strategis, antara lain peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan berbasis kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan, layanan antar kerja, serta penguatan program penempatan tenaga kerja melalui job fair dan bursa kerja.

Kemudian, program pengembangan UMKM dan wirausaha baru yang mampu menciptakan lapangan kerja mandiri. "Penurunan TPT ini membuktikan bahwa program pengendalian pengangguran lokal yang telah dilaksanakan Pemkot Magelang melalui Disnaker telah berhasil memberikan layanan bagi pencari kerja, serta mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri," kata Susilowati.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang Handini Rahayu, mengutarakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Magelang menunjukkan tren penurunan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, TPT Kota Magelang tercatat sebesar 5,25 persen. Angka tersebut turun menjadi 4,40 persen pada 2024 dan kembali menurun menjadi 4,31 persen pada 2025. "Capaian ini menunjukkan semakin banyak penduduk usia kerja yang berhasil terserap ke dalam lapangan pekerjaan,” jelas Handini. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#bali #pengangguran #penghargaan #jawa #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono