RADARMAGELANG.ID, Magelang—Upaya mewujudkan pengelolaan dan distribusi bantuan darurat yang cepat dan tepat sasaran di wilayah bencana, BPBD Kota Magelang menyosialisasikan aplikasi Sistem Manajemen Logistik Kebencanaan (SMAL) kepada para pemangku kepentingan dan relawan, Sabtu (30/5/2026).
Aplikasi tersebut diyakini bermanfaat untuk memperkuat sinergi berbagai pihak, agar logistik kebencanaan dikelola secara transparan dan terintegrasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Magelang Puji Hartono menyampaikan, implementasi aplikasi SMAL merupakan langkah penting dalam memperkuat tata kelola logistik kebencanaan yang lebih efektif dan akuntabel.
Setiap pemangku kepentingan dapat menyediakan data yang dibutuhkan dalam kebencanaan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Mereka juga diimbau untuk melakukan pembaharuan data logistik secara berkala, berkelanjutan.
“Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan kebencanaan yang lebih responsif serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang akurat," ujar Puji Hartono di Padepokan Pencak Silat Kembang Setaman.
Dalam upaya sinergi ini, pihaknya mengundang Dinas Sosial Kota Magelang, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang untuk menandatangani Komitmen Bersama Implementasi dan Kolaborasi Data Logistik Kebencanaan melalui aplikasi SMAL.
Ketua PMI Kota Magelang Suryantoro menyambut baik langkah kolaborasi ini. Ia berharap koordinasi rutin antarinstansi dan pemangku kepentingan dapat terus dilakukan guna meningkatkan sinergi dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana yang semakin baik di Kota Magelang.
Penandatanganan komitmen bersama ini dirangkaikan dengan kegiatan SAMBUT (Sabtu Membangun Kebersamaan dan Ketangguhan) #4, yang merupakan kegiatan rutin bulanan yang digagas oleh relawan kebencanaan Kota Magelang sebagai wadah peningkatan kapasitas, penguatan jejaring, dan pembangunan semangat kebersamaan antar relawan.
Pada penyelenggaraan SAMBUT #4, tema yang diangkat adalah Basic Rope (tali temali dasar), yaitu pelatihan dasar penggunaan tali yang memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan penanganan bencana, khususnya operasi evakuasi dan penyelamatan.
Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh penguatan kapasitas teknis yang dapat mendukung pelaksanaan tugas-tugas kemanusiaan di lapangan. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto