Pesepeda Mancanegara Jelajahi Kota Tua Magelang

Puput Puspitasari • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2026 | 19:39 WIB
Rombongan pesepeda mancanegara menikmati keindahan Kota Magelang, 26-27 Mei.
Rombongan pesepeda mancanegara menikmati keindahan Kota Magelang, 26-27 Mei.
RADARMAGELANG.ID, Magelang-Rombongan pesepeda mancanegara menikmati keindahan Kota Magelang, 26-27 Mei.
Mereka menjelajahi sudut-sudut kota tua yang berusia 1120 tahun itu. 
Mereka berasal dari 18 negara, di antaranya Australia, Belgia, Jerman, Inggris, Thailand, Kolombia, Ceko, dan lainnya.
Salah satu peserta merupakan Presiden Internasional Veteran Cycling Association (IVCA) Filip Pauwels dari Belgia dan Wakil Presiden IVCA Radim Heinreich dari Ceko.
Pada hari pertama para peserta diterima di Lokabudaya dengan suguhan tarian tradisional dan makanan khas Kota Magelang.
Mereka kemudian diajak walking tour menyusuri kawasan heritage Kota Magelang di seputar alun-alun sambil menikmati suasana Kota Tua dan bangunan bersejarah.
Di hari kedua, tepat di momen Idul Adha, peserta bersepeda menyusuri kota menuju area Masjid Baitun Nur Ngentak Gelangan.
Mereka menikmati rute bersepeda yang nyaman sambil melihat berbagai bangunan dengan nuansa heritage.
Para pesepeda juga diperkenalkan dengan berbagai kearifan lokal masyarakat Kota Magelang, terutama saat warga bergotong royong dalam prosesi penyembelihan hewan kurban.
Mereka mendapat sambutan hangat dari warga setempat, dan tampak antusias berinteraksi langsung dengan masyarakat. 
Keramahan masyarakat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan internasional.
Pengalaman tersebut memberikan kesan mendalam tentang kekayaan budaya lokal yang tetap terjaga di tengah perkembangan kota modern.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Imam Baihaqi menjelaskan, para peserta tersebut tergabung dalam agenda The Heritage Path of Central Java, 25 Mei-1 Juni.
Acara tersebut merupakan kegiatan lanjutan dari acara IVCA di Klaten, 18-24 Mei. 
"Mereka bersepeda dengan menempuh tujuh etape dengan rute Candi Prambanan, Candi Borobudur, Kota Magelang, Ambarawa, Kota Semarang, Boyolali, terakhir Solo," ucap Baihaqi.
Pihaknya berkolaborasi dengan Komunitas Kota Toea Magelang untuk menemani kunjungan dari pesepeda IVCA.
Ini sebagai salah satu langkah untuk mengenalkan wisata di Kota Magelang khususnya untuk segmen wisatawan mancanegara. 
Kehadiran peserta IVCA tersebut menegaskan Kota Magelang semakin bergaung.
Salah satunya melalui sport tourism yang dipadukan dengan wisata heritage.
"Kegiatan bersepeda ini menjadi bagian dari promosi sport tourism yang memadukan aktivitas olahraga dengan pengalaman wisata budaya dan sejarah," jelasnya.
Imam berharap, kegiatan mampu mendorong pengembangan pariwisata berbasis olahraga dan budaya melalui berbagai acara nasional maupun internasional.
Perpaduan olahraga, wisata heritage, dan budaya lokal dinilai mampu memberikan pengalaman wisata yang unik dan berkelanjutan bagi wisatawan mancanegara.
"Kehadiran para pesepeda internasional diharapkan dapat memperluas promosi pariwisata Kota Magelang di tingkat global serta memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat lokal," harapnya. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto
bergotong royong pesepeda heritage idul adha Kota Magelang