Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Wong Aman Gautamawangsa, Pengelola Sekolah Gratis Kuncup Melati, Bangun Jembatan Pendidikan hingga Tiongkok

Figur Ronggo Wassalim • Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB
Wong Aman Gautamawangsa menerima piala dan piagam dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Wong Aman Gautamawangsa menerima piala dan piagam dari Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARMAGELANG.ID, Semarang- Dedikasi panjang dalam menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu mengantarkan Wong Aman Gautamawangsa menerima penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang di Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Jumat (22/5/2026) malam.

Ketua Yayasan Khong Kauw Hwee itu menerima penghargaan kategori Tokoh Inspiratif Pengelola Sekolah Gratis Kuncup Melati Semarang. Penghargaan diberikan atas dedikasinya menjaga keberlangsungan pendidikan gratis yang telah berjalan kurang lebih 76 tahun.

Sekolah di Jalan Gang Lombok No 60 Semarang  ini di bawah pengelolaan Yayasan Khong Kauw Hwee.  

Sekolah Kuncup Melati menyediakan pendidikan tanpa biaya mulai jenjang TK, SD hingga SMP.

Tak hanya membebaskan SPP, sekolah juga menyediakan seragam, buku, alat tulis, hingga sepatu secara gratis bagi para siswa.  

Bagi Wong Aman, pendidikan bukan sekadar menghadirkan ruang belajar gratis. Pendidikan juga menjadi jembatan yang mempertemukan masa depan anak-anak dengan kesempatan yang lebih luas, bahkan hingga luar negeri.

Hal itu tampak saat delegasi Guangxi Overseas Chinese School berkunjung ke Sekolah Kuncup Melati, Semarang, Selasa (28/4/2026) silam.

Kunjungan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membuka jalan pendidikan internasional bagi siswa-siswi Kuncup Melati.

Wong Aman menyebut pendidikan sebagai jembatan yang mampu mempertemukan bangsa, budaya, dan masa depan generasi muda.

Karena itu, kedatangan delegasi dari Guangxi dianggap menjadi momentum penting memperkuat hubungan persahabatan sekaligus membuka peluang kerja sama pendidikan yang lebih luas.

“Kami berharap kunjungan ini tidak berhenti pada seremonial semata, tetapi berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan, baik dalam bentuk beasiswa, kolaborasi akademik, maupun pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.

Kepala SMP Sekolah Kuncup Melati Amita Budhiyani menjelaskan, sejak 2018, 2019, hingga 2024, sejumlah lulusan SMP Kuncup Melati telah diberangkatkan ke Guangxi Overseas Chinese School melalui program beasiswa dari Qing Ming Fondation.

Sebagian dari mereka kini melanjutkan pendidikan hingga universitas di Xiamen dan Guangzhou, Tiongkok.

“Tahun ini, dua siswa kami kembali diajukan memperoleh beasiswa pendidikan ke Guangxi melalui Qing Ming Fondation, yakni Keiko Mulia Dewi Hoei dan Made Averill Rolland Keyko,” katanya.

Usai menerima penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia 2026, Wong Aman mengaku terharu dan bangga atas apresiasi tersebut.

Menurutnya, penghargaan itu menjadi penyemangat untuk terus menjaga layanan pendidikan gratis tetap berjalan.

Ya, kita sangat terharu dan rasa kebanggaan untuk sekolah kita. Jadi, kita bisa lebih bersemangat lagi,” ujarnya.

Dia berharap penghargaan serupa ke depan juga dapat dirasakan lembaga pendidikan lain yang selama ini berjuang memberikan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Harapannya, acara seperti ini bisa berlanjut terus. Masih banyak pelaku pendidikan yang belum menerima award ini. Jadi, tidak hanya kita saja,” katanya. (fgr/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Awarding #Pendidikan #Quest Hotel #penghargaan #beasiswa