Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Ribuan Pelari Tidar Borobudur 10K Bersaing Ketat di Kota Magelang

Puput Puspitasari • Minggu, 24 Mei 2026 | 22:29 WIB
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, dan ribuan pelari menuju garis finis Tidar Borobudur 10K, Minggu (24/5/2026).
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, dan ribuan pelari menuju garis finis Tidar Borobudur 10K, Minggu (24/5/2026).

RADARMAGELANG.ID, Magelang Jalanan Kota Magelang berubah menjadi lautan manusia. Mereka bergerak secara dinamis menuju garis finis Tidar Borobudur 10K, yang terpusat di Alun-alun Kota Magelang, Minggu (24/5/2026).

Acara tersebut diikuti 8.000 pelari dari berbagai daerah, mulai dari anak-anak hingga lansia. 

Atmosfer kompetisi semakin memanas ketika para pelari adu kecepatan dan bersaing ketat untuk memperebutkan podium di kategori 10K dan 5K. Tidak kalah seru, warga Kota Magelang juga menumpahkan kegembiraan mereka di kategori fun run, 3K. Penyelenggara acara, yakni RSUD Tidar Kota Magelang juga mengundi grand prize mobil city car dan dimenangkan peserta atas nama Dwi Rahayu Yuliyanti, pemilik body identification number (BIB) 60013.

Lomba lari tersebut terasa spesial dengan kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto yang ikut membaur dan berlari dengan ribuan peserta. Bima Arya terkesan persiapan matang penyelenggaran. “Ini kesan pertama yang luar biasa, event tertata, apic, udara sejuk, dan jalanan steril,” ujarnya.

Menurut Bima, Tidar Borobudur 10K menunjukkan komitmen Pemkot Magelang dalam upaya mengembangkan, mengenalkan, dan membangun sport tourism dengan cara kreatif, inovatif, dan menyenangkan.

“Saya lihat ada potensi untuk dikembangkan lagi tahun depan, dan saya usulkan ditambah half marathon, supaya bisa menjaring sebanyak mungkin lagi peserta,” tuturnya.

Menurut Bima acara ini tidak hanya berhasil memasyarakatkan budaya hidup sehat, tapi juga berimplikasi pada meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD) kota melalui pengelolaan sport tourism.

Bima juga memuji komitmen Kota Magelang yang dinilai aktif dalam mengkampanyekan gaya hidup sehat, termasuk ketegasan dalam upaya pengendalian rokok.

Salah satu peserta, Farid Ardiyanto, yang juga pemenang kostum terbaik di ajang Tidar Borobudur 10K. Kostumnya terbilang unik. Ia diapit dua manekin dokter dan pasien, lengkap dengan infus. Kostum ini memiliki filosofi dedikasi seorang dokter dalam merawat pasien.  

“Ini dokter yang membawa pasien, merawat sampai sembuh. Saya terinspirasi dari pelayanan RSUD Tidar yang bagus. Saya berharap warga Magelang sehat semua, kalau ada yang sakit, dokter-dokternya gerak cepat semua,” ucapnya dengan penuh bangga. (put/ida)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#tidar borobudur 10k #RSUD Tidar Kota Magelang #Kota Magelang #bima arya sugiarto