Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono: Sertifikasi Halal Bukan Sebatas Label

Puput Puspitasari • Selasa, 19 Mei 2026 | 23:46 WIB
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono saat sosialisasi Pembangunan Ekosistem Halal Wilayah Jateng di Hotel Artotel Magelang.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono saat sosialisasi Pembangunan Ekosistem Halal Wilayah Jateng di Hotel Artotel Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Magelang – Wali Kota Magelang Damar Prasetyono tegaskan bahwa membangun ekosistem  halal bukan sekadar urusan sertifikasi di atas kertas. Lebih dari itu, esensi utama terletak pada kesadaran dan tanggung jawab dari produsen dalam memastikan kehalalan setiap produk.

“Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha,” kata Damar dalam kegiatan audiensi dan sosialisasi Pembangunan Ekosistem Halal Wilayah Jateng di Hotel Artotel Magelang.

Damar menyoroti masih banyak produk yang mencantumkan label halal tanpa disertai pengawasan dan verifikasi yang jelas. Karena itu, pemerintah perlu melakukan pengecekan langsung di lapangan yang mencakup seluruh rantai produksi, termasuk bahan tambahan seperti pewarna, campuran, hingga bahan baku lain yang berpotensi berasal dari unsur nonhalal, hingga produksinya.

“Pengawasan halal tidak dapat dilakukan sembarangan dan membutuhkan petugas yang memiliki kompetensi serta sertifikasi,” ucapnya.

Namun itu saja belum cukup. Damar menilai pentingnya pelatihan bagi produsen makanan, agar mereka memahami standar produksi halal sesuai syariat Islam.

Dalam kesempatan itu, ia mendukung penguatan layanan Jaminan Produk Halal (JPH) di daerah sebagai perpanjangan tangan dari BPJPH. Katanya, pengawasan halal akan lebih efektif apabila dilakukan lebih dekat dengan pelaku usaha di daerah. “Jadi harus dekat dengan produsen-produsen, supaya mudah melakukan pendampingan dan pengawasan,” lanjut Damar.

Tidak kalah penting, soal biaya pengurusan sertifikasi halal. Ia bersuara karena menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait biaya pengurusan sertifikat halal yang dianggap mahal dan memberatkan.

“Di proses halal bayar, tidak semua pelaku usaha terutama UMKM belum tentu mampu,” ucapnya.

Karena itu, ia berharap pemerintah dapat memperluas fasilitasi dan bantuan bagi pelaku usaha kecil, agar lebih mudah memperoleh sertifikasi halal tanpa terbebani biaya tinggi.

Damar berharap pembangunan ekosistem halal di Kota Magelang dapat meningkatkan kualitas produk lokal sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap produk yang beredar di pasaran.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber lain, yakni Direktur Halal BPJPH RI Muhammad Djamaludin dan Kasubdit Verifikasi Sertifikat Halal Luar Negeri sekaligus Auditor Halal Ahmad Damai. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#sosialisasi #halal #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono #Kota Magelang