RADARMAGELANG.ID, Magelang—Banjir bandang yang melanda Desa Batur Citrosono, Grabag, Kabupaten Magelang beberapa hari lalu melahirkan empati warga Muhammadiyah Kota Magelang.
Melalui Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang, Muhammadiyah Kota Magelang hadir dengan membawa bantuan sebagai bentuk empati kepada 11 warga terdampak.
Manajer Lazismu Kota Magelang Fury Fariansyah menyampaikan, kedatangannya di Desa Batur membawa bantuan sembako. “Saat itu, kami mendapatkan laporan dari teman-teman Relawan Muhammadiyah (MDMC) Kota Magelang. Informasi itu didapat dari teman-teman MDMC Kabupaten Magelang. Sebagai kota penyangga, kami memantau hasil assessment dari teman-teman relawan Muhammadiyah Kota Magelang,” jelas Fury Fariansyah.
Selain sembako, tim Lazismu Kota Magelang juga membawa kompor gas yang informasinya ada warga yang membutuhkan kompor. Termasuk uang senilai Rp1 juta sebagai operasional relawan yang juga masih ada agenda pembersihan di atas bukit yang menyebabkan kejadian banjir bandang tersebut.
Ketua Lazismu Kota Magelang Nugroho Adibroto menjelaskan, sebagai pilar kemanusiaan, Lazismu terketuk hatinya untuk turut ambil bagian dalam membantu warga yang terdampak. “Kebetulan salah satu amil Lazismu adalah warga setempat. Sehingga kedekatan emosional ini yang menggerakkan kita untuk ambil bagian. Semoga segera pulih,” katanya.
Tokoh masyarakat setempat, Zen, menyampaikan, kejadian ini sempat membuat panik. Pasalnya, setelah maghrib, air bercampur kayu turun dari atas bukit setelah hujan deras cukup lama. “Jalan depan rumah ini sudah seperti sungai. Tidak hanya batu, kayu-kayu kopi turun. Dan kami hanya bisa melihat sanbil berdoa,”akunya. (ima/aro)
Editor : H. Arif Riyanto