RADARMAGELANG.ID, Magelang – Puncak Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kota Magelang Tahun 2026 di Kelurahan Rejowinangun Utara berlangsung meriah.
Suasana langsung pecah ketika masyarakat dengan penuh antusias menggerebek gunungan jajanan pasar yang sebelumnya mereka arak menuju Lapangan Candi Nambangan.
Lebih dari sekadar tradisi, gunungan ini menjadi simbol rasa syukur dan kemakmuran masyarakat Kota Magelang, sekaligus cerminan keindahan akulturasi budaya Jawa dengan ajaran Islam yang dibalut dengan semangat gotong royong.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono yang hadir pada pagi itu merasa takjub. Ia menyatakan, gotong royong adalah ruh sekaligus menjadi ciri khas bangsa Indonesia yang harus dirawat. Ia optimistis, nilai luhur inilah yang akan menjadi benteng kokoh penjaga Kota Magelang.
“Kota Magelang akan selalu melestarikan gotong royong, karena esensi daripada gotong royong adalah membangun bersama,” ujar Damar.
Ia mengatakan, semangat gotong royong sejalan dengan tagline Kota Magelang, yakni “Membangun Bersama Melayani Sepenuh Hati”. Menurutnya, gotong royong bukan hanya tentang kerja bersama, tetapi juga kepedulian sosial dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih, rapi, indah, dan nyaman. “Kalau lingkungan sudah baik, resik, rapi dan indah, tujuan gemah ripah loh jinawi akan tercapai. Tentunya nanti rezeki akan mendekat,” tuturnya.
Damar juga mengapresiasi kesadaran masyarakat Kelurahan Rejowinangun Utara dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Ke depan, Pemkot Magelang akan terus mengedukasi pentingnya kebersihan dan kepedulian sosial sejak usia dini melalui sekolah-sekolah. “Kebiasaan di Kota Magelang adalah gotong royong dan saling menghargai, itu yang akan terus kita dorong,” imbuhnya.
Ia berharap kegiatan BBGRM dan TMMD tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga meninggalkan nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial antarwarga. “Mari kita jadikan momentum BBGRM tahun 2026 ini sebagai penguat semangat kebersamaan dalam membangun Kota Magelang yang kita cintai bersama,” tuturnya.
Ketua Panitia BBGRM Lukisno mengatakan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat kebersamaan, mengoptimalkan potensi masyarakat, serta meningkatkan rasa sosial di tengah masyarakat.
Berbagai kegiatan telah dilaksanakan sebelumnya, di antaranya kerja bakti masal, pameran UMKM, lomba K3, penyuluhan antinarkoba, serta kegiatan di seluruh RT se-Kelurahan Rejowinangun Utara. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto