Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Wates Pionir di Kota Magelang, Bergerak di Jasa Ritel

Puput Puspitasari • Minggu, 17 Mei 2026 | 19:09 WIB
Wakil Wali Kota Magelang dr Sri Harso, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M Andhy Kusuma, hingga masyarakat berbelanja di KDMP Wates yang beroperasional pertama pada Sabtu (16/5/2026). (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)
Wakil Wali Kota Magelang dr Sri Harso, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M Andhy Kusuma, hingga masyarakat berbelanja di KDMP Wates yang beroperasional pertama pada Sabtu (16/5/2026). (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR MAGELANG)

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Wates mengukir sejarah baru sebagai koperasi pionir di Kota Magelang yang memiliki gedung sendiri. KDKMP Wates telah beroperasional penuh sejak Sabtu (16/5/2026).

Lokasi KDKMP Wates cukup strategis, yakni berada di lingkungan Rusunawa Wates dan dekat dengan permukiman warga. Koperasi ini bergerak di jasa ritel yang melayani berbagai kebutuhan rumah tangga.

Lurah Wates Fajar Ariyanti menyebutkan alasan KDKMP Wates tidak membuka layanan simpan pinjam karena khawatir terhadap risiko kredit yang bermasalah.

“Terus terang kita tidak berani ambil risiko, karena akan banyak kredit macet. Dan itu sudah pengalaman berkali-kali, sehingga kita cari aman, bergerak di jual beli sembako saja,” tuturnya.

Selain itu, KDKMP juga tidak membuka layanan apotek karena kesulitan mencari tenaga yang berkompeten di bidangnya. Menurut Fajar Ariyanti, pemilihan membuka jasa ritel sudah tepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang terjangkau.

“Kita berharap masyarakat bisa belanja kebutuhan rumah tangga di koperasi, sehingga perputaran ekonomi di Kelurahan Wates ini bisa berjalan baik,” tambahnya.

Ia menyebut, KDMP Wates saat ini dikelola enam pengurus, enam karyawan, dan satu pengawas. “KDKMP ini langsung diawasi lurah,” imbuhnya.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengakui, pendirian gedung KDMP di Kota Magelang terganjal oleh ketersediaan lahan. Saat ini, baru KDMP Wates yang berdiri di atas lahannya sendiri. Namun dalam waktu dekat, kata Damar, akan berdiri gedung KDMP di wilayah Magelang Tengah dan Magelang Selatan yang salah satunya memanfaatkan tanah kosong di Kelurahan Magersari.

“Nanti ada beberapa tempat yang akan kita ajukan supaya dibangun KDMP,” imbuhnya.

Bagi Damar, KDMP menjadi program strategis dalam pemberdayaan masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja dan agregator perekonomian masyarakat. “Kami berharap koperasi ini bisa berjalan dan bisa meningkatkan kesejahteraan. Dan juga roda ekonomi di sekitar KDMP ini bisa bergerak lebih maju dan tentunya membawa kemanfaatan bagi kita semua,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M Andhy Kusuma menyebutkan, TNI memberikan dukungan penuh terhadap berdirinya gedung KDKMP. Di wilayah Kodam IV/Diponegoro, setidaknya ada 6.262 gedung KDKMP yang terbangun hingga akhir Juli 2026 dan siap beroperasional.

“Sejauh ini sudah hampir 4.000 gedung yang sudah terbangun. Dan sampai dengan saat ini, yang sudah di-launching di wilayah Kodam IV/Diponegoro ada 531 titik,” sebutnya.

Andhy menyebutkan, 4.000 gedung yang sudah terbangun tersebut belum bisa diresmikan karena masih pada tahap pengisian peralatan, sarana prasarana, dan kelengkapan lainnya.

Dirinya mengaku, pembangunan gedung KDKMP di wilayahnya tidak menemui kendala yang berarti. Pasalnya, seluruh material dan pengisian gerai disediakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Pihaknya hanya membangun gedung sesuai detail engineering design (DED) yang ditetapkan.

“Ada hambatan seperti cuaca, tapi bisa kita atasi,” imbuhnya.

Tidak dipungkiri, pembangunan gedung KDKMP menemui tantangan. Pihaknya harus memberikan sosialisasi keberadaan koperasi kepada masyarakat  dan merekrut manajer koperasi sebagai penggerak bisnis koperasi.

“Tantangan kedepan, bagaimana manajer ini bisa mengendalikan seluruh operasional koperasi dan bagaimana mengajak masyarakat untuk bisa menjadikan koperasi ini sebagai pusat dan sesuatu yang menarik, (harganya) harus lebih murah, sehingga mereka mau ke sini,” tuturnya.

Dia juga bilang, bahwa KDKMP di wilayah Kodam IV/Diponegoro tidak hanya bergerak di ritel. Melainkan di apotek, pelayanan klinik kesehatan,  simpan pinjam.  “Nantinya akan ada sistem di koperasi yang menampung hasil bumi dan produk UMKM masyarakat yang dipasarkan secara e-commerce,” imbuhnya. (put/aro)

Editor : H. Arif Riyanto
#peresmian #Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih #wates #Wakil Wali Kota Magelang Sri Harso #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono