Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Mobil Dakwah Diharapkan Perluas Layanan Umat hingga Pelosok

H. Arif Riyanto • Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:25 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Wibowo Prasetyo menyerahkan bantuan Mobil Layanan Dakwah dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui mitra kemaslahatan NU Care-LAZISNU kepada Pondok Pesantren An Nawawi 2, Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (15/5/2026).
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Wibowo Prasetyo menyerahkan bantuan Mobil Layanan Dakwah dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui mitra kemaslahatan NU Care-LAZISNU kepada Pondok Pesantren An Nawawi 2, Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (15/5/2026).

RADARMAGELANG.ID, Magelang — Bantuan mobil layanan dakwah resmi diserahkan kepada Pondok Pesantren An Nawawi 2, Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (15/5/2026).

Bantuan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui mitra kemaslahatan NU Care-LAZISNU itu merupakan aspirasi Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Wibowo Prasetyo.

Penyerahan mobil dakwah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tambahan kendaraan operasional pesantren, tetapi juga memperkuat pelayanan umat, pendidikan keagamaan, kegiatan sosial, hingga dakwah di wilayah pelosok. Kehadiran kendaraan itu dinilai akan mendukung mobilitas pesantren dalam menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Pengasuh Pondok Pesantren An Nawawi 2, KH Anang Sulistyawanto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

Menurutnya, bantuan tersebut akan sangat membantu aktivitas pondok pesantren dan madrasah yang terus berkembang.

Bantuan Mobil Layanan Dakwah dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui mitra kemaslahatan NU Care-LAZISNU yang diserahkan oleh Anggota DPR RI Wibowo Prasetyo kepada Pondok Pesantren An Nawawi 2, Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (15/5/2026).
Bantuan Mobil Layanan Dakwah dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui mitra kemaslahatan NU Care-LAZISNU yang diserahkan oleh Anggota DPR RI Wibowo Prasetyo kepada Pondok Pesantren An Nawawi 2, Desa Purwosari, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jumat (15/5/2026).

“Atas nama keluarga besar An Nawawi 2, kami menyampaikan terima kasih atas bantuan aspirasi ini sehingga pondok pesantren dapat menambah fasilitas untuk mendukung kegiatan pendidikan dan pelayanan umat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat ini Ponpes An Nawawi 2 memiliki lebih dari 700 santri putra dan putri.

Selain itu, pesantren dan madrasah telah memiliki lahan sekitar tiga hektare, sementara sekitar 2,5 hektare lainnya direncanakan untuk pembangunan ruang belajar dan asrama santri.

“Kami masih membutuhkan perhatian pemerintah, terutama untuk pembangunan asrama santri. Saat ini ada kamar yang dihuni belasan santri sehingga mereka harus tidur berdesakan,” katanya di hadapan Wibowo Prasetyo.

Sementara itu, Sekretaris LAZISNU PBNU, Moesafa, menjelaskan bantuan yang diberikan berupa satu unit mobil Suzuki APV lengkap dengan branding layanan dakwah senilai Rp291 juta.

Ia berharap kendaraan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pelayanan jamaah dan pengembangan kegiatan pesantren.

“Semoga layanan dakwah semakin luas dan mobil ini bisa dimanfaatkan untuk pelayanan jamaah serta kegiatan pondok pesantren,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wibowo Prasetyo menegaskan bahwa pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang hingga kini tetap konsisten melahirkan generasi penerus bangsa.

Karena itu, menurutnya, pesantren layak mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah.

“Pesantren adalah tempat menempa ilmu, karakter, dan akhlak. Para santri sedang ditempa di kawah candradimuka agar kelak menjadi generasi yang memiliki ilmu keagamaan dan menjadi pemimpin umat,” ujar anggota Komisi VIII DPR RI dari Dapil Jawa Tengah VI tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa aspirasi masyarakat, baik dari pesantren, madrasah, yayasan, maupun masyarakat umum, harus terus diperjuangkan tanpa sekat.

Wibowo berpesan agar bantuan mobil layanan dakwah tersebut digunakan dengan penuh tanggung jawab, sesuai peruntukannya, serta dikelola secara tertib dan akuntabel.

“Pergunakan mobil ini sebaik-baiknya untuk syiar agama dan pelayanan umat. Harus ada kedisiplinan dalam pengelolaan, pelaporan, dan monitoring agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Penyerahan mobil layanan dakwah tersebut menjadi gambaran sinergi antara negara, lembaga kemaslahatan, dan masyarakat dalam menghadirkan manfaat nyata bagi umat.

Dari dana umat, bantuan itu kembali untuk kepentingan umat, agar pelayanan dan dakwah dapat menjangkau masyarakat lebih luas hingga ke pelosok daerah. (aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pdi perjuangan #Fraksi PDI Perjuangan #Komisi VIII DPR RI #Wibowo Prasetyo #pesantren