RADARMAGELANG,ID, Magelang – Sebanyak 430 siswa SMK Citra Medika Kota Magelang menunjukkan aksi nyata merawat lingkungan. Mereka berjalan kaki sambil memungut sampah dari lingkungan sekolah sampai ke Alun-alun Kota Magelang, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan ini untuk memeringati Hari Bersih-bersih Sedunia dan mendukung program pemerintah, Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Siswa SMK Citra Medika Riko K Alfando mengaku, bangga menjadi bagian dari acara ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat efektif untuk menanamkan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan dan menggugah kesadaran Generasi Z (Gen-Z) dalam merawat bumi, mengurangi polusi, mencegah penyakit.
“Kita bisa melihat bahwa lingkungan yang bersih itu membuat kita nyaman, sehat, dan kita akan merasa berdosa jika kita membuang sampah sembarangan,” tuturnya.
Kepala SMK Citra Medika Kota Magelang Veronica Rani menambahkan, kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap Jumat. Sampah yang dikumpulkan siswa akan dipilah berdasarkan jenisnya. Untuk sampah organik akan digunakan untuk pupuk kompos, dan sampah anorganik akan dijual ke bank sampah mitra sekolah, yakni Bank Sampah Bugenvil di Kelurahan Jurangombo Utara.
“Pupuk organik yang kami olah digunakan untuk menyiram tanaman di sekitar sekolah. Sementara hasil penjualan sampah anorganik digunakan untuk membiayai kegiatan seperti seminar pengelolaan sampah, pembelian sarpras untuk kebersihan lingkungan,” jelas Vero—sapaan akrabnya.
Sekolahnya sudah membuktikan sendiri manfaat dari mengolah sampah dengan benar. Tanaman obat keluarga (toga) yang dipupuk dengan kompos tumbuh subur dan hasil panennya bisa diolah menjadi minuman jamu herbal, seperti kunyit asem dan beras kencur. “Jamu tradisional buatan anak-anak juga kami bagikan kepada pengunjung alun-alun, karena kami ingin mengenalkan dan melestarikan warisan nenek moyang kita, bahwa jamu herbal sangat bermanfaat untuk kesehatan,” imbuhnya.
Selain membersihkan lingkungan dan membagikan jamu herbal, para siswa juga memberikan pelayanan cek kesehatan gratis bagi pengunjung alun-alun. Cek kesehatan ini meliputi cek tekanan darah, gula darah, dan lainnya.
Sri Widawati, pengunjung yang memanfaatkan fasilitas itu mengaku terbantu dengan adanya cek kesehatan gratis. Ia juga memuji kepiawaian siswa dalam melayani pengunjung. “Ternyata setelah ditensi, saya ketahuan darah rendah. Saya disarankan untuk banyak minum air putih, menghindari makanan asin dan berminyak, rutin berolahraga, serta perbanyak makan sayur dan buah,” ucapnya. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto