Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Kecantikan Khazanah Lifestyle Makan Enak Piknik Pojok Kampung Travel Viral Artikel Ilmiah

Gantung Diri, Ditemukan Sudah Membusuk, Korban Warga Boyolali Ngontrak di Kramat Selatan Magelang

Rofik Syarif Ghirinda Putra • Kamis, 7 Mei 2026 | 22:50 WIB
Petugas Polres Magelang Kota dan PMI saat mengevakuasi korban ER yang nekat gantung diri di rumahnya.
Petugas Polres Magelang Kota dan PMI saat mengevakuasi korban ER yang nekat gantung diri di rumahnya.

RADARMAGELANG.ID, MagelangWarga Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara digegerkan penemuan warga yang gantung diri di dalam rumah, Rabu (6/5) malam. Korban berinisial ER, 52, warga Boyolali, yang tinggal sendiri di rumah kontrakan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Iwan Kristiana menjelaskan, korban kali pertama ditemukan tetangganya, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 23.45. Saat ditemukan, korban tergantung di blandar rumah bagian tengah.

“Korban ER ditemukan tetangganya setelah mencium bau busuk dari rumah korban. Saat dicek, pintu dan jendela rumah tidak terkunci. Saat tetangga itu masuk rumah, melihat korban sudah posisi menggantung di ruang tengah menghadap utara,” jelas AKP Iwan Kristiana kepada Jawa Pos Radar Magelang, Kamis (7/5/2026).

Kejadian itu langsung dilaporkan ke polisi dan tim medis. Keterangan dari dokter Puskesmas Magelang Utara, kondisi korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari tiga hari. Keterangan dari keluarga ER, yakni anak tirinya, jelas Iwan, korban ER sering mengeluh sakit maag dan pernah sakit tipes.

“Selain itu, korban ER informasinya sedang berjuang memenuhi kebutuhan ekonomi. Karena jualan angkringannya sering tidak laku,” ujarnya.

Selain itu, informasi dari anak tirinya, dirinya sempat dimintai tolong untuk membantu mengangsur hutang ER. “Korban di rumah sendiri. Istrinya sudah meninggal dua tahun lalu,” jelasnya.

Saat dilakukan olah TKP, ditemukan kursi di bawah ER menggantung, yang diduga dipakai pijakan korban saat naik ke tali gantungan. “Kursi tersebut sudah bergeser,” katanya. (rfk/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#magelang #boyolali #gantung diri #sakit #bunuh diri