RADARMAGELANG.ID, Magelang – Puluhan atlet Kota Magelang yang lolos Porprov Jawa Tengah mematangkan persiapannya. Mereka melakukan cek fisik guna memantau kesehatan, sebelum berlaga di kejuaraan empat tahunan sekali yang akan berlangsung di Semarang Raya, Oktober mendatang.
Ketua Harian KONI Kota Magelang Mayor Purn Mashudi Pitoyo menyebutkan, ada 98 atlet dari 133 atlet yang lolos Porprov Jateng mengikuti cek fisik. Mereka berasal dari 25 cabang olahraga (cabor) dari 30 cabor yang ikut seleksi. Sementara cek kesehatan yang dijalani meliputi tiga jenis, yaitu multistage fitness test (MFT), tes kelenturan, dan tes kelincahan.
“Ini cek fisik yang kedua, sebagai tolok ukur kebugaran para atlet. Kita harapkan ada hasil yang meningkat dibanding cek sebelumnya. Hasil tiap cek akan kita evaluasi," ujarnya di sela pemantauan cek fisik, di GOR Samapta, Sabtu (18/4).
Dia menjelaskan, secara rinci mengenai masing-masing tes fisik. MFT atau bleep test adalah tes kebugaran fisik untuk mengukur daya tahan kardiorespirasi (aerobik) dan nilai seseorang. Peserta berlari bolak-balik sejauh 20 meter sesuai irama bunyi bip yang semakin cepat setiap levelnya.
Cek kedua, atlet duduk dengan kaki lurus dan mendorongkan tangan lurus ke depan dengan memakai alat ukur tertentu. Cek ini untuk mengetes kelenturan tubuh atlet, utamanya di bagian punggung.
Ketiga, atlet diharuskan melewati halang rintang dengan cara melompat dengan tujuan mengukur kelincahan. Halang rintang berupa gawang dimulai dari ukuran terpendek sampai paling tinggi.
“Tiga elemen dasar ini penting untuk menunjang performa atlet saat bertanding dan diharap prestasi makin meningkat,” jelasnya.
KONI akan kembali mengadakan cek fisik ketiga menjelang keberangkatan. Selain itu, pada Mei mendatang para atlet akan mendapatkan insentif selama lima bulan sampai September. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto