RADARMAGELANG.ID, Magelang – Rangkaian peringatan hari jadi ke-1120 Kota Magelang belum berakhir. Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dan Wakil Wali Kota Magelang dr Sri Harso ziarahi makam para wali kota terdahulu, Selasa (14/4/2026).
Makam yang dikunjungi, antara lain makam Wibowo Hellie (Wali Kota Magelang periode 1956–1958) dan Argo Ismoyo (periode 1958–1966) di Kriyan RT 4 RW 5, Potrobangsan, Kota Magelang.
“Kegiatan ini adalah bagian dari penghormatan kami kepada leluhur dan para pahlawan Kota Magelang yang pernah memimpin. Ini juga bentuk apresiasi kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar Damar.
Menjaga ingatan terhadap sejarah diyakini Damar sebagai fondasi dan kekuatan dalam pembangunan Kota Magelang ke depan. Menurutnya, para pemimpin terdahulu telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan panjang Kota Magelang, termasuk dalam meletakkan dasar kepemimpinan modern. “Beliau-beliau adalah tokoh yang mewarnai perjalanan Kota Magelang dan mendirikan tonggak kepemimpinan modern. Banyak hal yang menginspirasi kami, seperti kesederhanaan dan fokus terhadap masyarakat,” ucapnya.
Damar optimistis dan berkomitmen untuk meneruskan amanah dari para pendahulu dengan sebaik-baiknya, dengan cita-cita menjadikan Kota Magelang maju, masyarakatnya guyub rukun, peduli, dan sejahtera.
Denis, cicit dari Argo Ismoyo menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Magelang yang telah berziarah ke makam leluhurnya. Kegiatan itu sekaligus menjadi momen untuk melepas kerinduan kepada sosok Argo Ismoyo, meski dirinya belum pernah bertemu secara langsung. “Kami mengobati rasa kangen dengan opa buyut, walaupun belum pernah berjumpa. Namun, pesan-pesan tentang beliau sebagai sosok yang baik, rendah hati, tegas, jujur, dan sederhana terus diwariskan hingga kini,” ujarnya.
Denis berharap nilai-nilai kepemimpinan tersebut dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah saat ini. “Kami berharap di bawah kepemimpinan sekarang dapat mewarisi legasi yang sama, yaitu amanah, jujur, sederhana, dan mengedepankan kepentingan rakyat,” katanya.
Ziarah ke makam pemimpin Kota Magelang dilanjutkan ke Desa Semirejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Di kampung itu, Fahrianto (Wali Kota Magelang periode 2000–2010) dimakamkan. Rombongan Pemkot Magelang kemudian ke makam Rudy Sukarno (periode 1989–1994) dan Moch Subroto (periode 1966–1979) yang berada di wilayah Sleman dan Klaten. Berlanjut ke makam R Mukahar Ronohadiwidjoyo (periode 1948–1956) di Pekalongan. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto