Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Pasca Lebaran, Harga Pangan di Kota Magelang Berangsur Turun

Puput Puspitasari • Senin, 30 Maret 2026 | 21:59 WIB
CEK STOK BARANG: Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meninjau stok barang di gudang penyimpanan sebelum Lebaran 1447 Hijriah.
CEK STOK BARANG: Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meninjau stok barang di gudang penyimpanan sebelum Lebaran 1447 Hijriah.

 

RADARMAGELANG,ID, Magelang Harga berbagai komoditas di pasar tradisional Kota Magelang berangsur turun. Pantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (DPPKUM) Kota Magelang juga menunjukkan hasil menggembirakan. Tak ada kelangkaan barang di lapangan.

Melihat data indeks perkembangan harga (IPH) pada Senin (30/3) di Pasar Rejowinangun, penurunan harga yang mencolok pada tiga jenis cabai. Harga cabai merah besar (teropong) dari Rp 55.000 turun menjadi Rp 45.000 per kg. Begitu juga dengan harga cabai merah keriting yang sempat menyentuh harga tertinggi Rp 60.000, kini turun di Rp 55.000 per kg. Kemudian cabai rawit merah (cabai setan) yang sempat mengalami fluktuasi harga dengan begitu cepat dan menembus Rp 90.000, sekarang berada di kisaran harga Rp 58.000 per kg.

Di Pasar  Kebonpolo, bawang merah lokal yang sempat mahal di harga Rp 49.000, kini turun menjadi Rp 39.000 per kg. Harga daging ayam ras dari semula Rp 42.000 sekarang landai di Rp 39.000 per kg. Berbeda dengan harga daging ayam kampung yang masih stabil sejak H+2 Lebaran di Rp 100.000 per kg sampai sekarang.

Pun demikian di Pasar Gotong Royong. Harga daging sapi paha depan dan paha belakang selisih Rp 10.000. Paha depan Rp 140.000 dan paha belakang Rp 130.000 per kg pada harga saat ini.

Kepala DPPKUM Kota Magelang Syaifullah menyebutkan, harga-harga kebutuhan pangan terlihat mulai turun. Harga itu memang sempat bergejolak saat awal puasa dan mendekati Lebaran. “Polanya memang seperti itu. awal puasa naik, kemudian landai, lalu naik lagi mendekati Lebaran, dan setelah itu turun,” jelasnya.

Salah satu komoditas yang memiliki tren kenaikan harga saat awal Ramadan adalah cabai. Kemudian disusul telur, daging, dan lainnya.

Menurut Syaiful, fluktuasi harga pasar memang wajar terjadi. Sedangkan stok barang di saat Ramadan dan Lebaran di Kota Magelang cenderung stabil. Hal itu dipengaruhi kelancaran arus mudik dan arus balik, sehingga membuat pengiriman komoditas pangan tidak tersendat. “Kami selalu memantau harga dan ketersediaan barang di pasar, termasuk survei ke gudang-gudang (penyimpanan),” tambahnya. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#harga pangan #sembako #Pasar Gotong Royong #lebaran #Pasar Rejowinangun Magelang