Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Libur Lebaran, Kunjungi Taman Kyai Langgeng Kota Magelang Sambil Bernostalgia

Puput Puspitasari • Selasa, 24 Maret 2026 | 23:39 WIB

 

Selama libur Lebaran, pengunjung membanjiri Taman Kyai Langgeng, Kota Magelang, Selasa (24/3/2026).    
Selama libur Lebaran, pengunjung membanjiri Taman Kyai Langgeng, Kota Magelang, Selasa (24/3/2026).   

RADARMAGELANG.ID, MagelangWisata Taman Kyai Langgeng (TKL), di Kota Magelang, mulai didatangi wisatawan dari berbagai daerah. Mereka datang tidak hanya untuk menikmati libur Lebaran saja. Salah satu alasan mereka datang kembali ke sana karena bernostalgia.

Dewi Lestari misalnya, pengunjung asal Jakarta ini memboyong anak, menantu, dan cucunya. Sebelum menetap di Ibu Kota, Dewi tinggal di Magelang. Saat dulu masih muda, ia sering diajak oleh orang tuanya bermain di Taman Kyai Langgeng—yang dulu dikenal sebagai Taman Bunga (TB).

“Dulu sering ke sini, ke TB sama orang tua. Mereka sudah meninggal, sekarang gantian saya yang mengajak anak dan cucu saya ke sini. Saya kenalkan, di Kota Magelang ada tempat wisata yang gampang dijangkau dan udaranya segar,” tutur perempuan  56 tahun itu, Selasa (24/3/2026).

Hal yang paling dirindukan dari taman ini adalah pohon-pohon langka, suasana yang hijau. “Zaman dulu, sering ada orkes dangdut di sini. Sekarang ada hiburan kesenian jatilan, bagus juga untuk pengetahuan anak sekarang,” imbuhnya.

Dewi berharap, pengelola tetap memertahankan pohon-pohon hijau dan langka sebagai pembeda dengan tempat wisata lainnya. Selain itu, Dewi juga ingin beberapa mainan diperbaharui, dan dipermanis. “Supaya kalau ke sini lagi, enggak bosen,” ucapnya.

Sementara itu, Pj Humas dan Pengembangan Bisnis TKL, Riza Fajar Budiono mengatakan, TKL menyuguhkan beberapa pertunjukan kesenian untuk menambah daya tarik wisata. Pertunjukan kesenian lokal ini dihadirkan selama periode program Lebaran (21 Maret-4 April). “Selain hiburan, pertunjukan ini sekaligus untuk mengenalkan ragam kesenian lokal kepada para pemudik dari luar kota,” imbuhnya.

Sampai dengan Selasa siang, TKL mendapat lebih dari 3.900 kunjungan. Sampai dengan periode promo berakhir, pihaknya menargetkan 12.000 pengujung. “Kita optimistis tercapai, karena setelah ini sudah banyak pemesanan tiket untuk halal bi halal, dan rombongan keluarga,” jelasnya.

Pihaknya memiliki 12 joglo, satu gelanggang, dan satu ruang pertemuan yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan acara. “Di tempat kami, juga boleh membawa makanan dari luar,” tuturnya.

Saat ini, pihaknya juga menambah wahana baru, yakni Adventure Dinoland dan Dino Ride. Pengembangan tersebut untuk menambah variasi wahana yang ada. “Di masa libur Lebaran ini, kami juga berkomitmen memberikan pelayanan yang maksimal dengan mengoptimalkan seluruh karyawan kami,” tambahnya.  

Di momen libur Lebaran ini, pihaknya memberlakukan harga tiket Rp 35 ribu per orang. Harga tiket tersebut tidak berlaku bagi anak di bawah 3 tahun. Setiap pengujung mendapatkan kesempatan menikmati tiga wahana gratis, yakni bianglala, komidi laying, dan sepur mini. “Selain itu, wahana kami berbayar, mulai dari Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu,” pungkasnya. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#wahana baru #Taman Kyai Langgeng #Taman Kyai Langgeng Eco Park #idul fitri #libur lebaran