RADARMAGELANG.ID, Magelang –Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check terhadap sejumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang melayani mudik Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Tidar Magelang, Senin (16/3/2026).
Ramp check ini bertujuan untuk memastikan kesiapan kendaraan dan awak angkutan dalam memberikan layanan transportasi yang aman dan nyaman selama arus mudik dan balik Lebaran.
Pelaksanaan ramp check dilakukan bersama aparat Satlantas Polres Magelang Kota dan Terminal Tipe A Kota Magelang. Dishub juga menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Magelang untuk mengecek kesehatan para awak angkutan mudik.
Seksi Pengendalian Operasional (Dalops) Lapangan dan Perparkiran Dishub Kota Magelang Rahmadi mengatakan, pengecekan dimulai dari kelengkapan surat-surat kendaraan, kelayakan kendaraan, hingga pemeriksaan kesehatan awak angkutan.
Dia menjelasakan, dalam kegiatan ini ada sebanyak 20 kendaraan AKAP yang dilakukan inspeksi keselamatan.
“Secara kelayakan kendaraan, semuanya memenuhi. Sebelumnya juga sudah dilakukan pengecekan di PO untuk AKAP,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.
Dijelaskan, pemeriksaan ramp check untuk armada difokuskan pada aspek teknis kendaraan meliputi kondisi ban, fungsi wiper, lampu, sistem pengereman, serta kelengkapan keselamatan yang wajib tersedia pada setiap armada angkutan umum.
“Utamanya pada rem kendaraan, itu untuk keselamatan. Bila ditemukan kendaraan tidak laik jalan, ada beberapa kebijakan yang diterapkan. Seperti kendaraan tersebut akan diberhentikan sementara dan akan diuji kembali di Dishub,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang dr Istiqomah mengatakan, pemeriksaan cek kesehatan ini dilakukan sebagai langkah untuk melihat kondisi kesehatan para pengemudi maupun awak angkutan mudik lebaran.
Dalam pengecekan kesehatan kali ini, sejumlah indikator yang dicek, yakni kondisi tekanan darah, diabetes (gula darah), kemudian pengecekan kadar alkohol maupun Napza (narkotika, psikotropika dan zat adiktif).
Nantinya, lanjut Istiqomah, hasil dari cek kesehatan gratis ini ada tiga macam.
Yakni, sehat layak mengemudi, layak tapi dengan catatan, dan tidak layak mengemudi.
“Layak tapi ada catatan itu maksudnya ada temuan, tapi masih bisa dikendalikan dengan gaya hidup, obat atau rujukan. Bila dicek dan hasilnya positif Napza, maka tidak layak mengemudi. Dalam pemeriksaan kali ini belum ditemukan yang tidak layak,” ujarnya. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto