RADARMAGELANG.ID, Magelang - Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meninjau sejumlah lokasi untuk memastikan ketersediaan bahan pokok masyarakat tak terganggu saat Lebaran nanti.
Ia optimistis Kota Magelang siap menghadapi Idul Fitri 1447 Hijriah.
Damar menyebut, harga saat Lebaran cenderung mengalami kenaikan.
Meskipun naik, harga di Kota Magelang dinilainya masih relatif wajar dan tidak membebani masyarakat.
"Saya sudah mengunjungi gudang-gudang sembako dan saya lihat stok melimpah. Cukup untuk lebaran nanti, dan harga pun masih wajar," ujarnya saat meninjau gudang-gudang sembako di Kota Magelang, Jumat (6/3/2026).
Melihat stok yang cukup ini, ia meminta masyakarat untuk tidak punic buying dan berbelanja kebutuhan sewajarnya saja.
Ia juga memastikan ketersediaan gas elpiji tiga kilogram mencukupi untuk lebaran mendatang.
Pasalnya, ia sudah mengunjungi agen gas PKK di Jalan Piere Tendean.
"Stok gas terpantau cukup untuk lebaran nanti. Masyarakat tidak perlu khawatir, tidak usah berebut, stok masih aman," tuturnya.
Selain ke gudang bahan pokok dan agen gas, Damar juga mengunjungi Terminal Tipe A Tidar.
"Saya lihat armada angkutan umum bus dan sebagainya sudah siap menyambut pemudik. Harga juga belum ada kenaikan," katanya.
Damar melanjutkan kunjungannya ke toko modern Trio Plaza.
Ia mengecek sejumlah barang yang dijual, utamanya dari keterangan kedaluwarsa.
"Barang yang banyak dicari masyarakat saat lebaran seperti kue kering dan parsel saya cek betul tanggal kedaluwarsanya. Ternyata barangnya baru semua dan saya pastikan layak konsumsi," jelasnya.
Terakhir, Damar mengunjungi Pasar Rejowinangun.
Ia meninjau kios penjualan beras, cabai, daging sapi, ikan, dan daging ayam.
Sekaligus juga mengunjungi kios pakaian, sandal dan sepatu, dan sesekali ramah menyapa warga yang tengah berbelanja.
"Saya lihat pasarnya sudah ramai dari lantai bawah sampai atas. Harga-harga belum ada kenaikan signifikan dan saya yakin masih terjangkau oleh masyarakat. Saya pastikan kebutuhan untuk lebaran aman, tercukupi," tandasnya.
Tidak lupa, Damar menerjunkan tim pengawas daging gelongongan.
Setiap hari juga dilakukan pengecekan di rumah pemotongan hewan untuk memastikan hewan dipotong sesuai dengan kaidah.
"Di kios daging pun kita cek tadi bagus-bagus kualitasnya. Ada surat resminya juga dari RPH. Sejauh ini belum ada temuan daging gelonggongan," tandasnya.
Soal harga cabai rawit setan yang sangat tinggi hingga Rp 80.000 per kilogram, Damar menegaskan kalau ada banyak pilihan cabai yang harganya lebih murah, seperti cabai hijau dan cabai merah yang masih di kisaran Rp 16.000-Rp 17.000 per kilogram.
"Masyarakat bisa kreatif konsumsi cabai yang sedang murah atau dikombinasi," tuturnya.
Pedagang daging sapi, Istiyah, 62, menuturkan, harga daging masih stabil tinggi di harga Rp 140.000 kilogram.
Harga ini diperkirakan akan naik lagi di H-5 lebaran dan turun di H-1 lebaran.
"Tahun lalu kenaikannya bisa sampai harga Rp 170.000 per kilogram. Tapi terus nanti turun di H-1 lebaran sampai setelah lebaran," katanya. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto