RADARMAGELANG.ID, Magelang-Melalui Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kota Magelang Muhammadiyah memberikan program bedah rumah kepada salah satu warga Nambangan, Rejowingun Utara, Kota Magelang.
Penyerahan rumah ini diresmikan secara simbolis dengan pemotongan pita dan juga kegiatan bakti sosial yang dihadiri oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, Senin (19/1/2026).
Acara diawali dengan penyerahan simbolis paket sembako kepada masyarakat dilingkungan RT 06 RW 20 Nambangan, Rejowinangun Utara, Kota Magelang.
Disaksikan oleh seluruh masyarakat yang hadir, ada sebanyak 40 penerima manfaat paket sembako yang tergolong dhuafa.
Ketua Lazismu Kota Magelang Nugroho Adibroto dalam sambutannya menyampaikan bahwa program bedah rumah ini sedianya diresmikan pada Desember 2025.
Namun, karena tuan rumah sempat mengalami sakit dan harus opname, maka tertunda.
Selain itu, putranya juga sakit dan harus opname, sehingga tertunda di bulan Januari 2026.
“Ini wujud dari pilar kemanusiaan Lazismu. Setiap tahun, targetnya ada dua rumah yang dapat dibedah. Dalam kesempatan ini, dana yang ditasyarufkan senilai Rp 28 juta”, paparnya.
Pria yang akrab disapa Nungki ini juga menjelaskan, sebelumya yang bersangkutan menerima program pilar kesehatan, yaitu pemberian sepatu terapi putranya yang terkena penyakit lumpuh otak.
Sudah lima tahun lalu, dan memang ketika kita survai berkenaan rumahnya kurang sehat.
Sehingga program ini menjadi langkah agar bisa membuat nyaman keluarga Agus selaku penerima manfaat nyaman.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang Salamun dalam sambutanya memberikan apresiasi kepada Lazismu yang menjadi tangan panjang Muhammadiyah dalam dakwah aksi nyata.
Kiprah Lazismu menjadi wajah nyata Muhammadiyah bahwa dakwah tidak hanya ceramah.
Namun aksi sosial sebagai Solusi masalah umat terus digerakkan.
“Saya lihat Lazismu juga setiap Jumat ada program safari ranting. Keliling kelurahan dengan program bakti sosial seperti pengobatan gratis, berbagi sembako untuk jompo, cukur gratis dan juga layanan sosial ambulan yang tidak pernah berhenti," ungkapnya.
Dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada semua masyarakat dan juga warga Muhammadiyah yang sudah mempercayakan zakatnya melalui Lazismu.
Semoga dari pengelolaan zakat yang profesional ini dapat menjadi ruang untuk menemukan solusi masalah keumatan yang terus ada.
“Sinergi pemerintah dan Muhammadiyah menjadi wujud nyata bahwa Muhammadiyah harus mampu menembus kebermanfaatan tanpa membedakan agama, kelompok, dan golongan. Terimakasih Pak Wali Kota Magelang yang sudah hadir di tengah kesibukannya sehingga menyempatkan hadir dalam acara ini," tambahnya.
Damar Prasetyono yang hadir memberikan apresiasi luar biasa kepada Lazismu Kota Magelang.
Dirinya menyampaikan terimakasih kepada Lazismu yang sudah peduli kepada masyarakat.
Ini menjadi bukti nyata bahwa Muhammadiyah melalui Lazismu Kota Magelang menunjukkan komitmennya bahwa membantu itu untuk semua, tanpa membeda-bedakan.
“Terimakasih Lazismu Kota Magelang yang sudah turut peduli untuk warga kami. Intinya, kami selaku pemerintah Kota magelang tidak pernah berhenti dalam berkolaborasi. Kami sadar, bahwa kami tidak bisa sendiri," ucapnya.
Damar dan juga Salamun serta didampingi oleh Ketua Lazismu meninjau ruangan setelah pemotongan pita secara simbolis.
Sementara itu, Agus Ramadhan selaku penerima manfaat menyampaikan bahagia dengan haru.
Dirinya bersyukur sudah dibantu oleh Lazismu.
Menurutnya, rumahnya dulu hanya satu petak.
Dindingnya ada yang dari kayu, banner bekas dan juga gorden bekas.
Sekarang sudah Istimewa.
Dindingnya dari GRC, lantainya keramik dan bersih.
“Saya hanya bisa menyampaikan terima kasih. Semoga Lazismu semakin maju. Kami juga dibantu usaha warung berkah, dan bagi saya Muhammadiyah melalui Lazismu telah mewujudkan banyak impian saya," ceritanya dengan penuh haru. (aro)
Editor : H. Arif Riyanto