Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Monyet Ekor Panjang Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang Suka Minum Floridina dan Pocari Sweat

H. Arif Riyanto • Selasa, 20 Januari 2026 | 16:38 WIB
Monyet ekor panjang (MEP) penghuni Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang kini mengalami perubahan kebiasaan. Salah satunya suka minuman warna mencolok dari pengunjung. Seperti Pocari Sweat.
Monyet ekor panjang (MEP) penghuni Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang kini mengalami perubahan kebiasaan. Salah satunya suka minuman warna mencolok dari pengunjung. Seperti Pocari Sweat.

RADARMAGELANG.ID, Magelang—Monyet ekor panjang (MEP) penghuni Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang kini mengalami perubahan kebiasaan.

Koloni monyet ekor Panjang kini mudah dijumpai masyarakat berada di dekat Kali Manggis, Jalan Jenderal Sudirman Kota Magelang.

Pada jam-jam tertentu, mereka muncul dan bermain di sekitar sungai.

Kepala  UPT Kebun Raya Gunung Tidar Amirul Nugrahani mengatakan, saat ini jumlah populasi monyet ekor panjang di Gunung Tidar berbeda-beda, tergantung metode yang digunakan peneliti.

Hasil penelitian terbaru tahun 2023, populasinya mencapai 164 ekor.

Mereka terpecah menjadi tiga koloni yang berkumpul di titik berbeda.

Yang menarik, kini monyet-monyet tertarik minum-minuman berwarna, seperti Floridina dan Pocari Sweat.

Baca Juga: Asal Usul Monyet Ekor Panjang Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang, Ini Penjelasannya

Monyet-monyet yang menghuni lahan kawasan Kebun Raya Gunung Tidar seluas 70,1 hektare itu suka makan roti, ciki, hingga makan gorengan.

Mereka juga cenderung tidak takut dengan kehadiran manusia.

Perubahan perilaku tersebut terjadi karena adaptasi terhadap kebiasaan manusia.

Dikutip dari Times Indonesia, selain monyer ekor panjang, di Gunung Tidar ada puluhan flora dan fauna.

Mulai ular, bajing, landak, dan sekitar 17 jenis burung.

Untuk pemberian makan binatang yang ada, khususnya monyet ekor panjang diberikan setiap hari mulai jam 10.00 WIB, tempatnya di atas loket keluar sekitar jalan turun.

Makanan monyet ekor panjangan lainnya adalah pucuk daun muda, biji-bijian, dan buah-buahan.

“Kami memberikan mereka (monyet ekor panjang, Red) buah-buahan, dan mengimbau kepada pengunjung agar tidak memberi makan monyet selain buah-buahan, dan tidak membawa minuman maupun barang bawaan yang menyita perhatian monyet,” jelasnya.

Tidak jarang, kata dia, monyet ekor panjang merebut kantong kresek berisi makanan yang dibawa pengunjung, maupun botol minuman berwarna mencolok.

Lalu membawanya pergi.

Terkadang mereka juga naik ke pohon pinus yang tingginya mencapai 25-30 meter.

Baca Juga: Pejabat Pemkot Mojokerto Dilantik di Gunung Tidar Kota Magelang

Keberadaan monyet ekor panjang ini juga berperan sebagai penyebar biji dan pengendali populasi serangga, menjaga keseimbangan ekologi hutan kota ini.

"Sedangkan untuk jenis tumbuhan ada sekitar 111 jenis. Selain jenis-jenis kayu yang ditanam sejak 50 tahun yang lalu, akhir-akhir ini juga dilakukan penanaman jenis pohon penghasil buah seperti, Sawo manila (Manilkara kauki), Durian (Durio zibethinus), Mangga (Mangifera indica), pohon berpotensi lainnya seperti Kenanga (Cananga odorata), Kanthil (Michelia alba), Gayam (Inocarpus fagiferus) maupun pohon langka seperti, Kepel (Stelechocarpusburahol) dan Sonokeling (Dalbergia latifolia),” lanjut Amirul.

Selain itu, kehadiran serangga, seperti kupu-kupu dan lebah, menambah keragaman ekosistem.

Serangga ini berfungsi sebagai penyerbuk alami sekaligus indikator kualitas lingkungan.

Keberadaan fauna di Gunung Tidar menunjukkan bahwa gunung ini bukan sekadar ruang wisata atau situs budaya, melainkan juga mini-ekosistem hutan kota.

Di tengah aktivitas manusia, flora dan fauna tetap bertahan, membentuk rantai kehidupan yang saling bergantung.

Hal ini menegaskan pentingnya menjaga kawasan Gunung Tidar sebagai ruang konservasi, edukasi, dan rekreasi.

Gunung Tidar bisa menjadi sebuah contoh nyata bagaimana sebuah gunung kecil dapat memadukan nilai sejarah, spiritual, dan ekologis. (*/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Floridina #monyet ekor panjang #kera ekor panjang rembang #pocari sweat futsal championship #kera ekor panjang #pocari sweat run 2023 #gunung tidar magelang #Pocari Sweat Run #Kebun Raya Gunung Tidar Magelang #gunung Tidar #monyet ekor panjang habitat #Pocari Sweat Bintang SMA #Pocari Sweat #pocari sweat mini offline virtual run #populasi #Kebun Raya Gunung Tidar #Pocari Sweat Run 2025 #kebiasaan