Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Asal Usul Monyet Ekor Panjang Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang, Ini Penjelasannya

H. Arif Riyanto • Selasa, 20 Januari 2026 | 11:36 WIB
Monyet ekor panjang banyak ditemui di kawasan Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang.
Monyet ekor panjang banyak ditemui di kawasan Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang.

RADARMAGELANG.ID, Magelang—Saat melintas di Jalan Jenderal Sudirman Kota Magelang, tepatnya di samping Kebun Raya Gunung Tidar, banyak kita temui monyet ekor panjang berkeliaran.

Juga di sekitar Sub Terminal Lama, tepat di bawah gerbang masuk Kebun Raya Gunung Tidar.

Jika sedang makan di warung Sop Senerek Pak Partodi Sub Terminal Lama itu, terlihat jelas keberadaan monyet ekor panjang berkeliaran.

Ya, monyet ekor panjang itu memang penghuni bukit berketinggian 503 mdpl tersebut.

Konon keberadaan monyet ekor panjang ini tidak terlepas dari perjalanan tokoh Syekh Subakir atau Maulana Muhammad Al-Baqir dalam menyebarkan agama Islam.

Awalnya, keberadaan sekumpulan monyet di Gunung Tidar itu sempat dianggap ganjil oleh masyarakat setempat.

Baca Juga: Bulan Rajab, Pengunjung Gunung Tidar Kota Magelang Tembus 25 Ribu Orang

Pasalnya, bukit di tengah Kota Magelang tersebut sempat mengalami penggundulan dan baru diadakan penghijauan pada tahun 1990-an.

Namun diketahui bahwa keberadaan monyet ekor panjang (macaca fascicularis) bermula dari kegiatan survival bagi calon taruna Akademi Militer (Akmil) yang juga mendatangkan hewan lainnya, seperti ular hingga kijang.

Setelahnya perkembangbiakan monyet itu tumbuh secara impulsif hingga berjumlah 600-an ekor.

Sejak saat itu, Pemkot Magelang menggandeng sejumlah ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menemukan penanganan perkembangbiakan hewan primata tersebut.

Selain itu sejumlah relawan juga turut menanam berbagai pohon buah di lereng Gunung Tidar agar menjaga habitatnya sekaligus supaya tidak mengganggu wisatawan.

Monyet ekor panjang di Gunung Tidar konon memiliki keterkaitan dengan Syekh Subakir.

Di mana sebagian masyarakat mempercayai bahwa hewan primata tersebut merupakan abdi atau pengikut setia dari Syekh Subakir.

Sehingga monyet disini dipercaya sebagai penjaga Gunung Tidar untuk menjaga keseimbangan alam.

Namun mitos lainnya datang dari kisah Wanoro Seto sebagai sesosok kera putih di Gunung Tidar.

Baca Juga: Untidar akan Terbitkan Buku Gunung Tidar Kota Magelang

Konon Wanoro Seto merupakan rajanya kera di area tersebut yang kerap menampakkan diri pada tangga dekat pintu luar wisata.

Itulah asal asul monyet ekor panjang di Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang.

Tentunya legenda di sini menjadi cerita rakyat yang dipercayai oleh sebagkan orang. (aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#Sop Senerek Bu Atmo terbakar #monyet ekor panjang #Sop Senerek Pak Prapto #Sop senerek #Kebun Raya Gunung Tidar Magelang #gunung Tidar #Sop Senerek Bu Atmo #monyet ekor panjang habitat #populasi #Kebun Raya Gunung Tidar