RADARMAGELANG.ID, Magelang – DPRD Kota Magelang melihat pemerintahan berjalan baik di tahun 2025 meski menghadapi banyak tantangan, terutama dari efisiensi anggaran. Hal lain yang tidak dipungkiri adalah masa di mana program wali kota sebelumnya, yakni dr Muchamad Nur Aziz harus dilanjutkan wali kota terpilih Damar Prasetyono.
“Kalau mengevaluasi kinerja tahun 2025, saya harus berbicara dua suksesi, karena 2025 masih ada (program) tahapan akhir wali kota sebelumnya dan ada hal-hal yang dimulai oleh wali kota baru,” ungkap Ketua DPRD Kota Magelang Evin Septa Haryanto Kamil, kemarin.
Pihaknya memang melihat masih ada kelemahan dalam program Dana RT dari wali kota sebelumnya. “Pada program kemasyarakatan, yang menjadi catatan kami adalah pada mekanisme pelaksanaan yang harus diperbaiki, walaupun sebenarnya programnya itu baik untuk masyarakat,” ucapnya.
Pelaksanaan program pemerintah tidak boleh menimbulkan masalah. Evin bilang, masalah itu tidak hanya bicara soal ketepatan program atau yang paling bahanya adalah tersangkut kasus hukum. Masalah di sini bisa dari hal yang tidak terpikirkan, yakni kerumitan.
“Masalah itu tidak hanya hukum, tapi bisa kerumitan, kelamaan, tidak tepat dengan perintah, dan lainnya. Ini yang menjadi pencermatan kita di periode yang lama,” imbuhnya.
Di tahun 2025, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono dan wakilnya, dr Sri Harso baru efektif memimpin Kota Magelang selama delapan bulan. Kemudian baru bisa memulai program mereka pada anggaran perubahan.
“Kita lihat mereka positif. Pak wali butuh waktu tiga bulanan untuk menyusun tim yang bisa menerjemahkan programnya di lapangan. Programnya sudah dimulai dan sudah mulai berdampak,” imbuhnya.
Kendati demikian, DPRD belum bisa mengukur kinerjanya. Pihaknya masih memberikan waktu untuk Damar membuktikan gaya kepemimpinannya dan manfaat dari programnya itu.
“Tapi kalau penilaian di awal, kinerjanya sudah cukup baik. Karena wali kota benar-benar komitmen, dan sampai saat ini konsisten dan selalu terbuka terhadap evaluasi, dan selalu bersinergi, berkolaborasi dengan DPRD sangat baik,” akunya.
Ia mencontohkan, ketika ada hal yang perlu mendapat perhatian, wali kota mengajak DPRD untuk berdiskusi. Baik membahas soal isu maupun program strategis untuk masyarakat.“Harapan kita, 2026 efektif berjalan tentunya lebih berdampak.”
DPRD akan memantau memberikan dukungan kepada pemkot, apabila program yang dilaksanakan terbukti memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menyebut satu di antara program yang didukung DPRD adalah program Sahabat Usaha. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto