RADARMAGELANG.ID, Magelang– Pengelolaan sampah di Kota Magelang diarahkan dari hulu hingga hilir, dimulai dari rumah tangga, restoran, dan hotel. Pemilahan sampah sejak sumbernya dinilai efektif menekan jumlah residu di tempat pembuangan akhir.
Saat ini, tingkat pengelolaan sampah di Kota Magelang telah mencapai sekitar 95 persen. Wali Kota Magelang Damar Prasetyono optimistis, melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, angka tersebut dapat terus ditingkatkan hingga mendekati 100 persen.
Terkait pengelolaan jangka panjang, pihaknya tengah menyiapkan konsep pengelolaan sampah modern yang tidak hanya bergantung pada TPSA Banyuurip. Pemerintah daerah menyiapkan lahan alternatif di wilayah Bojong untuk mendukung sistem pengolahan sampah yang lebih terpadu.
“Kita ingin tempat pembuangan akhir yang benar-benar purna. Artinya, sampah sudah selesai diolah dan tidak menyisakan persoalan lingkungan. Ini tentu perlu kajian kelayakan, kesiapan fiskal, dan proses bertahap,” jelas Damar saat menyerahkan bantuan Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamai), Magelang Clean Sheet (Makclinge), dan Aspirasi Dewan berupa sarana dan prasarana pengelolaan sampah di Graha Ageng BPLK Kota Magelang, Jumat (9/1). Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat layanan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Bantuan yang diserahkan meliputi gerobak sampah, kendaraan roda tiga (Tossa), timbangan, keranjang pemilah sampah, karung, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang Handini Rahayu merinci, sarpras pendukung kebersihan yang diserahkan meliputi 142 unit gerobak sampah kepada RW penerima manfaat, 120 unit timbangan untuk pengembangan bank sampah, 1.593 keranjang pemilah, serta 2.575 karung pendukung operasional.
Selain itu, diserahkan 16 unit kendaraan roda tiga hasil aspirasi dewan yang digunakan untuk mendukung pengangkutan sampah dan program unggulan Makclinge di sejumlah wilayah. “Seluruh bantuan tersebut bersumber dari APBD Perubahan Kota Magelang Tahun Anggaran 2025,” sebut Dini. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto