Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

RSUD Tidar Kota Magelang Tambah Sembilan Dokter Spesialis

Puput Puspitasari • Rabu, 7 Januari 2026 | 11:58 WIB
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyelamati pegawai non-PNS RSUD Tidar Kota Magelang usai memberikan pembekalan kepada mereka, di Adipura Kencana
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menyelamati pegawai non-PNS RSUD Tidar Kota Magelang usai memberikan pembekalan kepada mereka, di Adipura Kencana

RADARMAGELANG.ID, Magelang RSUD Tidar Kota Magelang menambah 9 dokter spesialis untuk menunjang kecepatan pelayanan.

Antara lain, dokter spesialis anestesi, obgyn, paru, mata. Rumah sakit pelat merah tersebut juga mengangkat 67 pegawai non-PNS lainnya dan langsung mendapat pembekalan dari Wali Kota Magelang.

Direktur RSUD Tidar Kota Magelang dr Junaedi Wibawa menyebutkan, pengangkatan ini berdasarkan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) seiring makin banyak masyarakat yang mengakses layanan kesehatan di RSUD Tidar. Dengan penambahan dokter dan pegawai, pihaknya memiliki 60 dokter spesialis dan dokter subspesialis, serta 22 dokter umum.

“Dokter umum juga sedang dalam proses sekolah menjadi dokter spesialis, kita dorong juga untuk dokter spesialis bisa mengambil fellow ke subspesialis. Saat ini dokter umum yang sekolah spesialis ada 12 orang,” ungkapnya usai acara pembekalan pegawai baru RSUD Tidar di Adipura Kencana, Selasa (6/1/2026).

Peningkatan kompetensi para dokter tersebut diharapkan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. RSUD Tidar akan menambah dokter subspesialis bedah jantung untuk memperkuat layanan cathlab.

“Kalau dokter bedah jantung kita datang, layanan jantung kita akan naik di paripurna. Kemungkinan akan tercapai di tahun 2027-2028,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menekankan pelayanan kesehatan di Kota Magelang harus paripurna. “Pelayanan rumah sakit itu juga (diibaratkan) pelayanan kemanusiaan. Tidak boleh membeda-bedakan. Pakai BPJS Kesehatan atau tidak, harus dilayani dengan sepenuh hati, sama, inklusi,” tandasnya.

Ia ingin RSUD Tidar rutin melakukan evaluasi terhadap kebutuhan SDM. Damar ingin pelayanan rumah sakit yang humanis, cepat, memuaskan. “Dunia kesehatan itu berhembang, penyakit juga sama. Maka pelayanan harus mengikuti kebutuhan masyarakat dan rumah sakit harus memiliki standar pelayanan yang tinggi,” ungkapnya. (put)

Editor : H. Arif Riyanto
#RSUD Tidar Kota Magelang #Dr Sri Harso #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono