Artikel Ilmiah Berita Entertainment Features Jateng Kecantikan Khazanah Lifestyle Magelang Makan Enak Mungkid Nasional Olahraga Otomotif Piknik Pojok Kampung Semarang Temanggung Travel Viral Wonosobo

Hari Kelima, Pendaki Asal Magelang Belum Ditemukan, Hilang di Gunung Slamet, Korban Siswa SMAN 5 Kota Magelang

H. Arif Riyanto • Jumat, 2 Januari 2026 - 21:41 WIB
Syafiq Ridhan Ali Razan yang hingga kini belum ditemukan.
Syafiq Ridhan Ali Razan yang hingga kini belum ditemukan.

RADARMAGELANG.ID, MagelangHingga kini, Syafiq Ridhan Ali Razan, 18, , warga Kramat Utara, Magelang Utara yang mendaki Gunung Slamet via Pos Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang  belum ditemukan.

Siswa SMAN 5 Kota Magelang tersebut dilaporkan hilang pada Sabtu (27/12/2025) lalu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang Andri Adi mengatakan, pencarian Syafiq di Gunung tertinggi di Jawa Tengah yang memasuki hari kelima belum ada-ada tanda keberadaan.

“Perkiraannya survivor bawa bekal cukup hanya untuk dua hari. Jadi, kemungkinan sudah kehabisan bekal sekarang,” ujar Andri.

Kini, pihaknya menambah jumlah personel pencarian dan memperluas area pencarian ke sejumlah jalur potensial. Tim tidak hanya bergerak dari jalur Dipajaya, tetapi juga dari jalur lain di sekitar Gunung Slamet.

“Personel sudah lebih dari 70 orang. Ada tim dari Magelang. Ada juga tim yang diberangkatkan melalui Jalur Bambangan, Purbalingga, karena kemungkinan posisi korban bergeser ke wilayah Purbalingga,” ujarnya.

Meski demikian, hingga kini tim gabungan belum menemukan petunjuk keberadaan Syafiq. Upaya pencarian dengan metode pemanggilan suara maupun penyisiran menggunakan cahaya juga belum membuahkan hasil. 

“Yang kami khawatirkan jika terjadi kecelakaan. Karena sampai sekarang belum terlihat tanda-tandanya. Sudah dilacak menggunakan cahaya maupun suara, tetapi belum ditemukan,” kata Andri.

Menurutnya, cuaca buruk dan kondisi geografis Gunung Slamet menjadi tantangan utama dalam proses pencarian. Medan yang terjal, vegetasi yang lebat, serta kabut tebal menyulitkan pergerakan tim di lapangan.

“Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah dan tertinggi kedua di Pulau Jawa. Hutannya masih sangat lebat, semak-semak rapat, medannya terjal dengan banyak tanjakan. Ditambah lagi cuaca yang kurang bersahabat,” ujarnya.

Diketahui, Syafiq mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu (27/12/2025). Keduanya berencana melakukan pendakian tektok atau tanpa bermalam dan dijadwalkan turun pada Minggu (28/12/2025).

Namun, di tengah perjalanan, Himawan mengalami cedera pada kaki. Syafiq kemudian memutuskan turun untuk mencari pertolongan. Sejak saat itu, Syafiq tidak kunjung kembali. Tim sukarelawan gabungan akhirnya mencari pada Minggu (28/12) malam. Himawan ditemukan di Pos 9 pada Selasa (30/12) dan dievakuasi ke basecamp dalam kondisi lemas. (aro/jpnn)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pendaki #gunung slamet #SMAN 5 Magelang #hilang #Pemalang #pencarian