RADARMAGELANG.ID, Magelang – Pesona Gunung Tidar dan segala ceritanya mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah untuk berkunjung ke sana.
Tidak hanya untuk berwisata dan ziarah, di penghujung tahun 2026, bukit di tengah Kota Magelang itu digunakan untuk pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) dari Pemkot Mojokerto.
Wali Kota Mojokerto, Jawa Timur, Ita Puspitasari bercerita, pemilihan lokasi untuk pelantikan ini sarat makna.
Ia punya ikatan emosional dan spiritual dengan tempat tersebut, yakni saat mengikuti pembekalan atau retreat kepala daerah selama delapan hari di sana.
Keikutsertaannya dalam retreat tersebut membuka perspektif baru tentang kepemimpinan.
“Kami ingin ada historical yang kuat terkait kepemimpinan di Indonesia yang bisa merambah ke wilayah kecil seperti Kota Mojokerto. Gunung Tidar diyakini sebagai tempat yang sakral, paku buminya Pulau Jawa. Kami berharap keberkahan dan kekuatan itu terpancar ke kota kami agar tetap kuat dan senantiasa dalam perlindungan Allah SWT,” ungkap Ita—sapaan akrabnya, Rabu (31/12/2025).
Pelantikan di penghujung tahun ini merupakan hasil konsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Hal ini berkaitan dengan adanya perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru yang akan berlaku efektif pada tahun 2026.
“Sebenarnya hasil asesmen sudah selesai sebulan lalu, namun atas konsultasi dengan BKN, pelantikan sengaja dilakukan di penghujung tahun karena ada tambahan dinas baru dalam SOTK 2026,” jelasnya.
Ia membawa 69 orang pejabat dan staf yang ikut pada kegiatan ini.
Pelantikan kali ini tercatat sebagai pelantikan dengan jumlah peserta terbanyak di lingkungan Pemkot Mojokerto sepanjang tahun 2025.
Kehadiran rombongan dari Jawa Timur ini disambut hangat oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono, beserta jajarannya.
Ia menilai langkah Pemkot Mojokerto melantik pejabat di puncak Tidar sebagai sebuah terobosan yang menginspirasi.
“Ini merupakan kehormatan bagi warga dan Pemkot Magelang. Gunung Tidar, yang dikenal sebagai pusere Tanah Jawa, kini menjadi destinasi baru untuk pelantikan pejabat dari seluruh Indonesia,” ungkap Damar.
Damar memaparkan, keberadaan Gunung Tidar berdampingan dengan Akademi Militer (Akmil).
Lembah ini telah mencetak dua Presiden RI, yang membuktikan kuatnya nilai integritas dan komitmen terhadap rakyat di kawasan ini.
“Sudah sepantasnya jika ingin mencetak pemimpin yang berintegritas, semangatnya diambil dari sini,” pungkasnya. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto