RADARMAGELANG.ID, Magelang - Untuk membantu agar cita-cita anaknya tercapai, Nanipujiatun, 40, ibu dari Dias Rizki wisudawan terbaik ke-72 Universitas Tidar Magelang ini harus merantau ke luar negeri menjadi TKW di Taiwan sejak Dias kelas 11 SMA.
Berasal dari keluarga pas-pasan atau sederhana, membuat Dias Rizki, putra pertama Nanipujiatun dan Hanudin, 43, sang ayah, harus berjuang ekstra dalam menempuh pendidikan SI Pendidikan Biologi Untidar. Usai tiga tahun 9 bulan duduk di bangku kuliah, pada Sabtu (13/12/2025) kemarin, Dias resmi lulus menjadi salah satu wisudawan terbaik bersama 21 wisudawan lainnya.
Dias mengaku, makna wisuda ini tidak hanya menjadi capaian akademik bagi dirinya saja. Tapi ini juga merupakan kemenangan bagi kedua orang tuanya.
“Saya berasal dari keluarga yang sederhana. Meskipun ayah dan ibu tidak berkesempatan menempuh pendidikan tinggi, dari merekalah saya belajar tentang arti perjuangan, ketulusan, dan pantang menyerah. Oleh karena itu, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ayah, Bapak Hanudin, atas kerja keras dan doa yang tulus, serta kepada Ibu Nani Pujiatun, atas kasih sayang dan pengorbanan tiada henti.” ungkapnya.
Nanipujiatun mengaku, dirinya dan suami hanya lulusan SMP dan SD saja. Namun, dirinya ingin ingin anak-anaknya bisa lulus menjadi seorang sarjana.
“Saya dulu punya cita-cita menjadi seorang guru. Tapi, saya tidak bisa menggapai cita-cita itu. Saya ingin, cita-cita itu bisa dicapai oleh anak saya. Sehingga tidak hanya menjadi sebuah angan atau cita-cita saja, tapi benar-benar terwujud,” ungkapnya.
Rasa bangga juga disampaikan sang ayah, Hanudin. Ia mengaku, dirinya yang hanya lulusan SD dan seorang penjual sate ayam keliling bisa menyekolahkan anak pertamanya hingga sarjana.
“Saya sangat bangga sekali dengan pencapaian anak saya,” ucapnya sambil terharu.
Wisuda kali ini diikuti sebanyak 425 lulusan dari 18 program studi dan 5 fakultas, yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. (rfk/aro)
Editor : H. Arif Riyanto