RADARMAGELANG.ID, Magelang – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Magelang Nanik Yuniati Damar menegaskan peran ibu dalam sebuah keluarga sebagai sosok pembentuk fondasi karakter bangsa.
Kehadiran ibu juga dapat memperkuat ikatan keluarga dan hubungan antargenerasi.
“Ibu adalah guru pertama kita. Dari beliau kita belajar moral, kejujuran, dan kepedulian,” ujar Nanik dalam acara peringatan Hari Ibu ke-97 tingkat Kota Magelang, di Gedung Wanita, Senin (9/12/2025).
Nanik berharap, anak-anak tidak perlah meninggalkan “hati” dan perhatian kepada seorang ibu. “Mari wujudkan cinta dan perhatian kepada ibu, bukan hanya hari ini, tetapi setiap hari,” tuturnya.
Ia juga mengimbau kepada para ibu untuk siap menghadapi perubahan besar di era digital. Nanik mendorong agar ibu tetap adaptif, tanpa meninggalkan marwah sebagai seorang ibu dan perempuan.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono mengungkapkan, penghormatan terhadap ibu tidak lepas dari konteks besar yakni bagaimana perempuan bisa mandiri, kreatif, dan percaya diri di tengah derasnya perkembangan teknologi.
Menurutnya, teknologi membuka ruang usaha baru yang bisa dikelola dari rumah, memudahkan perempuan belajar keterampilan, hingga membantu ekonomi keluarga. “Dengan hanya bermodal gawai dan internet, ibu-ibu bisa memasarkan produk secara online dan mengikuti pelatihan tanpa meninggalkan keluarga,” katanya.
Meski demikian, Damar mengingatkan, peluang digital juga datang bersama risiko. Penipuan online, penyebaran hoaks, pencurian data pribadi, hingga kekerasan berbasis digital menjadi ancaman yang perlu dipahami perempuan dan keluarga. “Tidak semua yang kita temui di internet aman, ada penipuan online, penyebaran informasi palsu, pencurian data pribadi, kekerasan berbasis digital hingga modus kejahatan yang menyasar perempuan dan anak di media sosial,” paparya.
Ia juga mengungkapkan, peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni. Acara ini merupakan bentuk penghormatan terhadap perempuan sebagai pilar keluarga sekaligus penggerak sosial.
Dalam acara ini, TP PKK Kota Magelang bekerja sama dengan Baznas Kota Magelang menyerahkan 289 paket bantuan bagi warga dari 17 kelurahan. Bantuan terdiri dari 200 paket dari Baznas dan 89 paket dari TP PKK. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto