Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Hakordia Sebagai Penyatu Komitmen Bersama untuk Membasmi Korupsi

Puput Puspitasari • Rabu, 3 Desember 2025 | 03:03 WIB
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono berfoto bersama para pemenang lomba Festival Pelajar Antikorupsi dan Hakordia tahun 2025, Selasa (2/12/2025).
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono berfoto bersama para pemenang lomba Festival Pelajar Antikorupsi dan Hakordia tahun 2025, Selasa (2/12/2025).

RADARMAGELANG.ID, Magelang Acara puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) tingkat Kota Magelang terasa begitu spesial.

Pasalnya, Inspektorat Daerah Kota Magelang mengumumkan dan menyerahkan hadiah bagi pemenang lomba Festival Pelajar Antikorupsi dan Hakordia tahun 2025, di Pendopo Pengabdian, Selasa (2/12/2025).  

Perasaan bahagia menyelimuti para pemenang.

Salah satunya, Muhammad Tegar Julianto, pemenang lomba konten medsos Hakordia kategori pelajar/mahasiswa.

Sebagai mahasiswa, ia ingin menyuarakan tentang antikorupsi melalui video yang kreatif—agar lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas.

“Saya menuangkan keresahan saya terhadap maraknya kasus korupsi di Indonesia, apalagi praktik korupsi sudah menyentuh lingkungan pendidikan. Saya berharap, video yang saya ikutkan lomba itu bisa menyemangati teman-teman untuk bersama-sama memberantas korupsi,” ujarnya.

Plh Inspektur Daerah Kota Magelang Kukuh Sari Pamungkas mengatakan, kegiatan ini menjadi rangkaian komitmen dalam penguatan nilai-nilai integritas dalam melawan korupsi.

Kukuh bilang, korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang membutuhkan upaya besar dari seluruh elemen masyarakat untuk terlibat memberantasnya.

Semangat perlawanan ini tercermin dalam tema Hakordia tahun ini, yakni “Satukan Aksi Basmi Korupsi”.

“Rangkaian kegiatan yang kami laksanakan adalah untuk meningkatkan kesadaran publik dan pelibatan masyarakat secara  luas dalam memerangi korupsi,” terangnya.

Selain kegiatan lomba, pihaknya juga menggelar sosialisasi dan talkshow bertajuk Bincang Korupsi.

Seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan mendapatkan apresiasi dari KPK RI.

Di mana Kota Magelang masuk dalam 20 besar peserta Pariwara Antikorupsi kategori Media On-Ground Activation—yang menunjukkan bukti nyata gerakan antikorupsi di daerah.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono berpesan, peringatan Hakordia untuk dijadikan momentum memperkuat budaya antikorupsi.

Menurut Damar, korupsi adalah masalah mental dan budaya buruk.

Karena itu, ia meminta agar seluruh ASN menjauhi hal itu.

“Wujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan transparan. Itu adalah fondasi pembangunan,” tegasnya.

Tidak hanya itu saja, korupsi juga bisa terjadi di mana saja.

Di pemerintahan, pendidikan, hingga di dunia usaha.

“Berani jujur, berani berubah. ASN harus berani menolak gratifikasi, pelajar juga harus berani untuk tidak mencontek, dan keberanian penyedia jasa yang bersikap profesional. Semua ini harus menjadi komitmen bersama,” imbuhnya. (put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#hakordia #antikorupsi #inspektorat #konten medsos