Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Magelang On Stickers Vol. 2, Pameran Desain yang Ajak Pengunjung Ikut Berkarya

Magang Radar Magelang • Jumat, 14 November 2025 | 04:48 WIB
Pameran Desain Magelang On Stickers Vol. 2
Pameran Desain Magelang On Stickers Vol. 2

RADARMAGELANG.ID, Magelang - Pameran Magelang On Stickers (MOS) Vol. 2 kembali hadir di IKM Center, Malanggaten, Magersari, Kecamatan Magelang Selatan, pada 13–15 November 2025.

Acara tahunan yang diinisiasi oleh Stick Around Initiative ini kembali mengusung semangat kolaboratif antara seniman, desainer, dan pelaku kreatif Magelang dengan menghadirkan pameran desain bertema “Langgam.”

Kegiatan ini tidak sekadar menampilkan karya visual, melainkan juga membuka ruang interaksi lewat open studio dan berbagai lokakarya yang bisa diikuti pengunjung secara gratis.

Tahun ini, MOS bekerja sama dengan Ethylene Creative, studio font asal Magelang yang memperkenalkan font baru bernama Magelang Heritype rancangan huruf yang terinspirasi dari karakter dan identitas visual kota Magelang.

Koordinator acara, Isnain Bahar, 32, menjelaskan, tema “Langgam” dipilih karena erat kaitannya dengan proyek peluncuran font Magelang Heritype.

“Kita kolaborasi dengan Ethylene Studio, salah satu studio font di Magelang yang mau launching font khusus kota Magelang. Langgam itu istilahnya gaya atau ciri khas yang merujuk ke font Magelang Heritype,” katanya.

Isnain menambahkan, tahun ini MOS dibuat lebih interaktif dibanding edisi sebelumnya. Jika pada volume pertama pameran lebih fokus pada karya visual dan penjualan stiker, kali ini pengunjung diajak terlibat langsung melalui tiga workshop utama.

“Konsepnya lebih mengarah ke satu ruang ini adalah studio seniman, bukan pameran yang hanya mempertontonkan karya-karya dan bersih gitu enggak,” ujarnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung bisa mengikuti workshop dengan tiga teknik cetak berbeda. Hari pertama, komunitas Gothak Gathuk membuka sesi workshop lino cut, memperkenalkan teknik cetak menggunakan lembar linoleum.

Peserta diajak menggambar bebas di atas linoleum, mencukil pola sesuai bentuk gambar, kemudian menorehkan tinta dan mencetaknya di atas kertas stiker. Hasil karya tersebut kemudian dikeringkan dan bisa langsung dibawa pulang.

Suasana terlihat santai namun antusias, dengan peserta yang penasaran mencoba setiap tahap prosesnya hingga melihat hasil cetak pertamanya.

Workshop Lino Cut oleh Komunitas Gothak Gathuk pada Magelang On Stickers Vol. 2
Workshop Lino Cut oleh Komunitas Gothak Gathuk pada Magelang On Stickers Vol. 2

Hari berikutnya akan dilanjutkan dengan workshop kolase manual oleh Isnain dan Filhamsy, sedangkan workshop sablon manual bersama Wanted Terror Kota akan menutup rangkaian acara pada 15 November.

“Kita ingin memperkenalkan berbagai jenis cetak, dari digital, sablon, sampai lino cut, supaya orang tahu proses di balik desain stiker dan bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan mereka,” jelas Isnain.

Selain workshop, pameran juga menampilkan karya kolaborasi antara 23 seniman dan ilustrator lokal yang menggunakan Magelang Heritype sebagai elemen utama. Pengunjung dapat melihat blueprint font, proses perancangan huruf, serta pengaplikasiannya dalam bentuk poster dan stiker yang dipajang di ruang pameran.

Salah satu pengunjung, Ahmad Sabit Fanani, 21, mahasiswa Gizi Universitas Tidar, mengaku terkesan dengan konsep pameran ini.

“Saya awalnya agak kaget juga, karena pameran ini menurut saya agak fresh ya, maksudnya karya yang ditampilkan, karena biasanya kalo pameran tuh karya yang ditampilkan udah beberapa kali dibawakan, cuma ini menurut saya masih baru-baru, banyak hal baru yang harus dieksplore di sini,” ujarnya.

Isnain berharap MOS bisa menjadi wadah belajar sekaligus ruang pertemuan bagi pelaku kreatif di Magelang.

“Acara ini sebenernya tujuannya itu memperkenalkan tentang stiker, desain, dan beberapa jenis cetaknya biar orang-orang paham tentang bagaimana membuat desain stiker yang bagus, yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” katanya.

Melalui Magelang On Stickers: Langgam, Stick Around Initiative dan Ethylene Creative berupaya menunjukkan bahwa desain, huruf, dan teknik cetak bisa menjadi bahasa visual yang mencerminkan identitas kota.(mg8/mg10) 

Editor : H. Arif Riyanto
#magelang #Ekonomi Kreatif Kota Magelang #Ekonomi Kreatif (Ekraf) #Magelang Heritype #Magelang on Stickers #Seniman Magelang #Kota Magelang #IKM Center