RADARMAGELANG.ID, Magelang – Ratusan siswa SD dan SMP Kota Magelang unjuk gigi di panggung lomba karawitan, Kamis (6/11/2025).
Mereka menampilkan kebolehannya dalam menabuh gamelan dan nyinden di hadapan tiga juri.
Salah satu peserta yang tampil percaya diri adalah Gizca Tisa Ramadhani.
Meski baru kali pertama mengikuti lomba, ia diliputi rasa senang bisa mewakili sekolahnya, SD Negeri Kedungsari 5.
Gizca bercerita keseriusannya dalam mempersiapkan lomba ini.
Semua dilakukan penuh perjuangan.
Ia dan teman-temannya gigih berlatih agar bisa memberikan penampilan maksimal.
Bahkan sempat merasa kelelahan akibat latihan setiap hari.
“Latihan setiap hari, ada pelatihnya dari sekolah, dari bu guru, tapi ada juga yang dari luar sekolah,” kata Gizca ketika ditanya usai mengikuti lomba di Gor Samapta, Kota Magelang.
Gizca cukup puas dengan penampilan timnya.
Ia berharap, usahanya itu membuahkan hasil yang menggembirakan.
Meskipun ia menyadari, peserta dari sekolah lain tidak kalah hebat.
Ia tetap optimistis menang.
“Harapannya semoga juara, baik juara 1, 2, atau 3 yang penting juara,” ucapnya dengan mantap.
Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang Nurwiyono Slamet Nugroho menjelaskan, lomba karawitan ini sebagai ajang apresiasi kepada seniman dan sekolah yang telah mengenalkan, serta melestarikan budaya kepada anak-anak.
Lomba ini sekaligus untuk mengasah kreatifitas dan mengangkat kesenian yang berakar dari kearifan lokal.
“Acara ini juga menjadi cara kita untuk memantau potensi seni karawitan yang ada di Kota Magelang, guna pembinaan lebih lanjut di tingkat lebih tinggi, baik provinsi maupun nasional,” jelasnya.
Lomba ini pun diikuti 13 SD dan 8 kelompok peserta SMP. Selain lomba karawitan, Disdikbud juga mengadakan lomba tari kerakyatan selama tiga hari.
Yakni, 7 November untuk kategori lomba repetoar SD-SMP.
Lalu, 8 November untuk lomba garap tari kerakyatan, dan 9 November untuk pelaksanaan kategori lomba tari kerakyatan. (mg1/put)
Editor : H. Arif Riyanto