RADARMAGELANG.ID, Magelang – Event Samapta Swim Competition IV Tahun 2025 dibanjiri 790 perenang usia 5-12 tahun dari Jawa Tengah, Jogjakarta, dan terjauh dari Jawa Timur.
Kejuaraan renang pemula ini memperebutkan 135 nomor pertandingan di Samapta Aquatik Stadium, Minggu (2/11/2025).
Ketua Federasi Akuatik Indonesia (FAI) Kota Magelang HIR Jatmiko mengatakan, kejuaraan ini menjadi ajang pemanasan menuju tingkat yang lebih tinggi. Ia optimistis, kompetisi ini melahirkan bibit-bibit perenang yang mumpuni. Di samping itu, kejuaraan renang pemula ini mampu menunjukkan nilai tawar lebih bagi Kota Magelang dalam penyelenggaraan acara wisata olahraga.
“Dari kejuaraan renang ini, sekitar 3.000 orang lebih datang ke Kota Magelang. Tentu acara ini ikut menggelorakan program Magelang Bergaung dan mendukung sport tourism,” jelas Jatmiko.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Magelang Ali Sobri Sungkar mendorong FAI Kota Magelang menghelat kejuaraan tingkat nasional, bahkan internasional. Pihaknya siap mencarikan solusi apabila FAI menghadapi kendala dari sisi pembiayaan. “Kalau levelnya lebih tinggi, maka tujuan kita dalam sport tourism akan mampu tercapai,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Imam Baihaqi memberikan acungan jempol, setelah melihat langsung animo peserta yang begitu tinggi. Melalui kejuaraan ini, ia berharap para peserta merasakan pengalaman baik selama di Kota Magelang.“Semoga merasa nyaman dan dapat menikmati suasana kota yang sejuk, dan penuh keramahan warganya,” ujarnya.
Imam mengatakan, kejuaraan yang sudah diadakan keempat kalinya ini selalu mendatangkan dampak positif terhadap kemajuan daerah. Terutama dalam menumbuhkan semangat berolahraga di kalangan anak-anak dan remaja.
“Dari ajang inilah akan lahir atlet-atlet muda yang tangguh, bermental juara, dan siap mengharumkan nama daerahnya di masa depan,” ucapnya.
Dirinya menyadari, pembinaan atlet tidak bisa instan. Dibutuhkan waktu yang panjang untuk mengasah dan meningkatkan keterampilan atlet. “Karena itu, kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk melatih kemampuan sekaligus pengalaman para perenang muda, agar siap melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, baik di kejuaraan daerah, nasional, bahkan internasional,” tuturnya.
Kejuaraan ini juga diakui mendongkrak ekonomi daerah. Terbukti, UMKM laris, okupansi hotel pun menjadi penuh. (put/aro)
Editor : H. Arif Riyanto