Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah Bangkitkan Semangat Petani Muda Terapkan Pertanian Modern

Magang Radar Magelang • Senin, 3 November 2025 | 03:51 WIB

Dr. Dra. Retno Rusdjijati, M.Kes selaku ketua MTCC UNIMMA menyampaikan sambutan sekaligus pembuka sosialisasi Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah
Dr. Dra. Retno Rusdjijati, M.Kes selaku ketua MTCC UNIMMA menyampaikan sambutan sekaligus pembuka sosialisasi Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah

RADARMAGELANG.ID - Muhammadiyah Tobacco Control Center (MTCC) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menyelenggarakan acara kegiatan Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah yang berlokasi di Kebun Inggit Strawberry, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang pada Sabtu (1/11/2025).

Acara ini mengusung tema “Membangun SDM Pertanian Unggul dan Sehat, Menuju Pertanian Berkelanjutan” yang diikuti peserta sebanyak 40 petani muda anggota Forum Petani Multikultur Indonesia (FPMI).

ketua MTCC UNIMMA Dr. Dra. Retno Rusdjijati, M.Kes  menyampaikan, kegiatan ini memiliki tujuan untuk membangkitkan kembali minat anak muda terhadap sektor pertanian melalui konsep pertanian modern.

“Kami ingin memfasilitasi para pemuda dari keluarga petani agar mau menggeluti kembali pertanian yang diwariskan leluhur, namun dengan konsep lebih modern dan berkelanjutan bukan hanya sekedar pertanian konvensional,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Magelang.

Retno menjelaskan, Sekolah Tani Muhammadiyah telah dimulai sejak 2021 yang diresmikan dan dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah saat itu Ganjar Pranowo.

Program ini menjadi bagian dari langkah pengendalian tembakau dengan memberikan alternatif bidang bagi komoditas pertanian yang saat ini lebih menguntungkan.

“Tanaman tembakau untuk saat ini kurang menjanjikan oleh karena itu kami mendorong diversifikasi jenis tanaman lain yang lebih berpotensi besar kedepannya,” ujarnya.

Disamping memberikan pelatihan, MTCC juga memberikan pendampingan terhadap petani di daerah Posong, Temanggung dengan menyediakan embung untuk mengatasi kesulitan air saat musim kemarau.

Dukungan ini diberikan bukan hanya dari MTCC UNIMMA, namun juga Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah.

“Dengan dibangun embung maka petani bisa menanam berbagai komoditas tanaman, jadi yang ditanam bukan hanya tembakau,” tambahnya

Kegiatan Sekolah Tani Mandiri Muhammadiyah seri ke-7 yang dilaksanakan di Kecamatan Sawangan ini dikemas dalam bentuk pelatihan dan kampanye partisipatif.

Materi materi yang diberikan antara lain Pelatihan Pertanian Modern oleh Jefri permadi, M.Si dari Politekni Muhammadiyah Magelang, Digitalisasi Pemasaran Potensi Pertanian oleh Bambang Pujiarto, M.Kom dari UNIMMA, Pengendalian Tembakau dan Petani Tembakau oleh Fauzi Ahmad Noor, S.IP dari Vital Strategis, serta Simulasi Kreatif Aksi Komunitas Petani Muda Tanpa Asap Rokok oleh Ade Nugroho selaku konten kreator asal Purworejo.

MTCC UNIMMA berharap melalui kegiatan ini para petani milenial bisa tercipta dan memiliki daya saing serta kontribusi terhadap pembangunan pertanian yang maju, mandiri dan modern.

“Harapan kami, program ini tidak hanya berhenti dan hanya sebatas sosialisasi saja namun diharapkan kegiatan ini mampu mengubah perilaku generasi muda dan mengajak para bibit unggul daerah menjadikan pertanian sebagai keunggulan di wilayahnya masing masing,” kata Retno.

Melalui kegiatan ini, MTCC UNIMMA berharap dapat mencetak petani milenial yang berdaya saing dan berkontribusi pada pembangunan pertanian maju, mandiri, dan modern.

“Harapan kami, program ini tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi benar-benar mampu mengubah perilaku dan menjadikan pertanian unggulan daerah,” harapnya. (ILHAM BAGUS PAMUNGKAS)

Editor : H. Arif Riyanto
#sekolah #sekolah tani #magelang #sawangan #Tobacco #sosialisasi #Banyuroto #Unimma #tembakau #pertanian #komoditas