RADARMAGELANG.ID, Magelang – Kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Palang Merah Remaja (PMR) kembali digelar setelah vakum enam tahun.
Sebagai pengobat rindu, PMI Kota Magelang menghelat Jumbara ke-XII ini dengan meriah di Kawasan Stadion Moch Soebroto, Rabu (29/10/2025).
Ketua Pengurus PMI Kota Magelang Suryantoro menjelaskan, Jumbara 2025 ini menjadi momentum kebangkitan kegiatan kepalangmerahan remaja—setelah terakhir kali digelar pada 2019 lalu.
Ia mengungkapkan, pandemi Covid-19 membuat kegiatan itu tertunda cukup lama.
“Tahun ini baru bisa kembali kita laksanakan,” ungkap Suryantoro.
Ia menambahkan, Jumbara bukan sekadar ajang lomba. Tetapi wadah pembinaan dan silaturahmi antaranggota PMR se-Kota Magelang. Setidaknya 28 kontingen mengikuti Jumbara.
Mereka terdiri dari 16 kontingen PMR Madya (SMP/MTs) dan 12 kontingen PMR Wira (SMA/SMK/MA). Setiap kontingen beranggotakan 13 peserta dan dua pendamping.
“Tujuan kami bukan hanya mencari juara, tetapi menumbuhkan semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan kepedulian. Melalui Jumbara, kami ingin menyiapkan kader muda yang tangguh, inovatif, dan berjiwa relawan,” tambahnya.
Kegiatan Jumbara tahun ini juga menghadirkan beragam lomba dan kelas non-lomba yang menekankan aspek keterampilan, kedisiplinan, dan kreativitas remaja.
Cabang lomba meliputi Youth Station/Kepalangmerahan, Pertolongan Pertama (PP), Perawatan Keluarga (PK), Makalah Pendidikan Remaja Sebaya (PRS), Video Edukatif, Poster Edukatif, Paduan Suara dan Gerak Lagu, serta Maket Sistem Siaga Bencana.
Sedangkan untuk kelas non-lomba, peserta mengikuti Kelas Evakuasi dan Kelas Jurnalistik, yang bertujuan memperluas wawasan kepalangmerahan dan komunikasi sosial.
Suryantoro juga menyinggung pentingnya sinergi masyarakat melalui Bulan Dana PMI.
Karena dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta pembinaan relawan muda.
“Kami terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami, bahwa dana yang dihimpun kembali kepada mereka dalam bentuk bantuan kemanusiaan dan pembinaan seperti Jumbara ini,” ungkapnya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Jumbara ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya siaga dalam menghadapi situasi darurat, tetapi juga aktif berkarya bagi kemanusiaan dan lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, Plh Sekda Kota Magelang Larsita mengapresiasi keikutsertaan para peserta.
Ia menegaskan, kegiatan ini menjadi sarana penting dalam membentuk generasi muda yang peduli dan siap berkontribusi bagi kemanusiaan.
Sikap itu selaras dan tercermin dalam tema Jumbara, yakni “Muda, Siaga, dan Berkarya untuk Kemanusiaan”.
“Tema ini sangat tepat menggambarkan semangat generasi muda kita hari ini. Melalui kegiatan ini, saya berharap adik-adik PMR semakin peduli terhadap lingkungan, siap membantu sesama, dan menjadi teladan di sekolah maupun masyarakat,” ujar Larsita. (mg3/put)
Editor : H. Arif Riyanto