Berita Magelang Mungkid Temanggung Wonosobo Features Entertainment Olahraga Otomotif Lifestyle Kecantikan Travel Piknik Makan Enak Viral Pojok Kampung Khazanah Artikel Ilmiah

Sekda Kota Magelang Hamzah Kholifi Dicopot, Kini Jadi Staf Ahli Wali Kota

Puput Puspitasari • Selasa, 28 Oktober 2025 | 02:45 WIB
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memberikan ucapan selamat kepada Hamzah Kholifi yang dilantik menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia di Pendopo Pengabdian
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono memberikan ucapan selamat kepada Hamzah Kholifi yang dilantik menjadi Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia di Pendopo Pengabdian

RADARMAGELANG.ID, MagelangRotasi besar-besaran yang dilakukan oleh Wali Kota Magelang Damar Prasetyono cukup mengejutkan.

Bagaimana tidak, ia mencopot Hamzah Kholifi dari jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang.

Jabatan terbaru yang diberikan adalah Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Wali Kota Magelang Damar menegaskan jika pencopotan sekda ini merupakan hal biasa dan wajar.

Semua pejabat yang dirotasi, baik untuk jabatan tinggi pratama, administrator, dan pengawas, telah sesuai undang-undang dan meritokrasi.

Serta memeroleh persetujuan teknis dari BKN.

“Dan semua ini adalah profesionalisme dalam setiap langkah kebijakan yang ada di Pemkot Magelang. Dan ini wajar,” tandasnya usai acara, di Pendopo Pengabdian, Senin (27/10/2025).

Ia menegaskan, tidak ada hal tendensius pada rotasi sekda.

Apalagi mengarah pada kepemimpinan wali kota sebelumnya, yakni dr Muchamad Nur Aziz.

“Ini murni (karena) merit sistem,” tandasnya.

Damar menjelaskan, merit sistem diterapkan berdasarkan kompetensi dan disandingkan pada kebutuhkan yang ada.

Damar juga tidak menampik, jika rotasi jabatan adalah upaya penyegaran dan regenerasi.

Ia pun memberikan pujian terhadap kinerja Hamzah selama dua tahun menduduki kursi sekda.

“Kinerjanya bagus. Beliau komunikatif,” pujinya.

Setelah ini, jabatan sekda yang mengalami kekosongan akan diisi pelaksana harian (plh).

Lama masa jabatan plh sampai adanya penetapan penjabat (Pj) sekda yang disetujui oleh Gubernur Jawa Tengah.  

“Kita harus memahami bersama bahwa promosi dan rotasi jabatan adalah hal yang wajar dalam sebuah pemerintahan. Karena sejatinya, ini adalah cerminan dari birokrasi yang terus hidup dan bergerak dinamis, menyesuaikan diri dengan kebutuhan organisasi, serta tantangan pelayanan publik yang makin kompleks,” paparnya.

Hamzah Kholifi menghormati keputusan Wali Kota Magelang Damar Prasetyono.

Menurutnya, jabatan apapun yang diberikan kepadanya adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik mungkin.

Hamzah bahkan tidak menyangka dulu diangkat menjadi sekda dari posisinya sebagai Staf Ahli Wali Kota Magelang Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan. Kesempatan itu menjadi momen berharga dan tak terlupakan.

“Saya tidak pernah berpikir menjadi sekda. Saya hanya menjalankan dengan sebaik-baiknya, bisa bermanfaat, dan memberikan kontribusi dalam menjalankan roda pemerintahan,” ucapnya.

Ketika ditanya menjadi staf ahli adalah permintaannya? Hamzah membenarkan kabar itu. “Betul. Saya lebih nyaman membantu pak wali kota di staf ahli,” akunya.

Selain itu, menjelang dua tahun masa purna tugasnya, Hamzah ingin memberikan kesempatan kepada yang lain untuk mengisi jabatan tersebut.

“Banyak PNS yang masih muda-muda. Kita berikan kesempatan mereka berkarir yang lebih baik,” pungkasnya.

Selain Hamzah Kholifi, sederet nama yang dirotasi antara lain, Sarwo Imam Santoso menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip), Nurwiyono Slamet Nugroho menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Imam Baihaqi menjadi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Wawan Setiadi menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KB (DPMP4KB), Susilowati menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Candra Wijatmiko Adi menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu dan Satu Pintu (DPMTPSP), Makhmud Yunus menjadi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), dan lainnya.

Sementara DLH saat ini mengalami kekosongan jabatan setelah Makhmud Yunuz dirotasi.(put/aro)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#pelantikan #Sekda Kota Magelang #mutasi #Wali Kota Magelang Damar Prasetyono